Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung mengadakan Evaluasi Kurikulum Program Diploma Tiga pada Selasa, 15 November 2022 di amphiteater yang dihadiri oleh seluruh dosen program studi dan jajaran manajemen. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kualitas mutu pendidikan di lingkungan Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung (PEPB). Kegiatan evaluasi kurikulum ini terdiri dari beberapa rangkaian acara yang didahului oleh kegiatan Forum Konsultasi Publik yang dilaksanakan pada 14 November 2022 dan dihadiri oleh mahasiswa. Saran darai mahasiswa tersebut yang kemudian dijadikan salah satu acuan untuk mengevaluasi kurikulum masing-masing program studi. Hal tersebut juga disampaikan oleh Direktur PEP Bandung, Asep Rohman. Asep menyampaikan bahwa pengembangan kurikulum PEP Bandung harus berdasarkan dengan perkembangan kompetensi yang dibutuhkan oleh perusahaan dan mendengar saran dari mahasiswa yang sudah bekerja di lapangan.
Kegiatan Evaluasi kurikulum ini diisi oleh dua narasumber yaitu Suharyadi Pancono, Dosen Politeknik Manufaktur Bandung (POLMAN), dan Mardiyanto, dosen Politeknik Negeri Bandung (POLBAN). Narasumber menyampaikan tentang penjadwalan kuliah teori dan praktikum hingga pelaksanaan magang dan tugas akhir di politekniknya masing-masing.
Suharyadi menyampaikan bahwa kuliah teori tidak efektif apabila dijadwalkan dengan sistem blok sebaliknya sistem tersebut akan sangat efektif untuk pelaksanaan praktikum. “POLMAN sudah menjadwalkan satu minggu teori diikuti dengan 2 minggu praktikum” Ujarnya. Penjadwalan ini sudah dirancang sedemikian rupa dari tahun 1976. Kegiatan magang di POLMAN dilaksanakan pada semester 4 dan 5 selama 10 bulan. POLMAN mengirimkan mahasiswanya ke perusahaan yang telah menandatangani MoU terkait magang tersebut. Saat magang tersebut, mahasiswa bertujuan untuk mempelajari pola kerja dan sistem kerja diperusahaan secara mendalam. Selanjutnya, mahasiswa akan melaksanakan proyek akhir di kampus dengan produk utama berbentuk alat.
Pada sesi dua, Mardiyanto menjelaskan tentang program pendidikan Diploma Tiga yang diselenggarakan di POLBAN. Pada kurikulum sebelumnya, penjadwalan disesuaikan dengan kebijakan Kelompok Bidang Keahlian (KBK). Kegiatan magang dilaksanakan selama 3 bulan. Hal tersebut ditingkatkan menjadi 10 bulan karena kompetensi yang didapatkan selama 3 bulan dirasa kurang mendalam. Kemudian, Mahasiswa jenjang D3 diwajibkan untuk membuat alat serta pelaporan pembuatan alatnya sebagai syarat Tugas Akhir. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa akan memilih dosen pembimbing yang sesuai dengan topik tugas akhir yang diambil. Hal tersebut diabntu arahan oleh dosen wali mahasiswa.
Kegiatan dan paparan tentang evaluasi kurikulum ini merupakan modal bagi Program Studi PEP Bandung untung meningkatkan kualitas kurikulum kedepannya. Asep Rohman mengarahkan agar dibentuk tim Evaluasi Kurikulum di tingkat perguruan tinggi untuk menjaga komitmen peningkatan kualitas kurikulum PEP Bandung.



