Pada (14/11) Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung mengadakan Forum Konsultasi Publik. Kegiatan Forum Konsultasi Publik hari ini di buka oleh Plt. Subkoordinator Kerja Sama, Kemahasiswaan, dan Alumni Asep Mohamad Ishaq Shiddiq dan dilanjutkan dengan Sambutan dari Direktur PEP Bandung Asep Rohman. Forum ini dilakukan untuk menerima semua masukan mengenai kurikulum yang berlaku di PEP BANDUNG untuk semua program studi. Dalam paparannya yang dijelaskan oleh Plt. Subkoordinator Kerja Sama, Kemahasiswaan dan Alumni mengenai kurikulum harus dilakukan evaluasi berkala mengenai pembenahan pada kegiatan kurikulum yang dilakukan salah satunya dengan menerima evaluasi dari para mahasiswa yang melaksanakan kegiatan kurikulum ini.
Selain itu Kami juga mengundang Narasumber dari Politeknik Manufaktur Bandung Suharyadi. Beliau memaparkan dalam menbuat dan menjalankan kurikulum memerlukan juga membutuhkan waktu yang relatif panjang, tidak bisa instan. Setelah itu, ada beberapa masukan dari mahasiswa dan alumni antara lain yang pertama, disampaikan oleh Sigit alumni dari Mahasiswa angkatan 2019 dari program studi Teknologi Geologi berpendapat diharapkan untuk memiliki dosen yang sesuai dengan keahlian yang dibutuhkan mahasiswa dalam tugas akhir dan menginginkan perubahan D3 ke D4. Pendapat kedua disampaikan oleh Gladys Mahasiswi dari prodi Teknologi Geologi angkatan 2019, bahwa mata kuliah yang terlalu tinggi dimana universitas lain mata kuliah tersebut berada di semester 5 atau 6 kita berada di semester 2 atau 3.
Selanjutnya pendapat ketiga dari Karla Mahasiswi dari prodi Teknologi Metalurgi angkatan 2021, mengapa ada perbedaan krs yang terdapat pada website dan siakad yang mengakibatkan kebingungan terhadap mahasiswa dan juga mata kuliah yang diterima dirasa masih belum memenuhi kriteria ketika nanti bekerja. Pendapat keempat disampaikan Alliya mahasiswi Teknologi Pertambangan angkatan 2021, mata kuliah yang terlalu padat diawal mengakibatkan mahasiswa tidak dapat merefresh kembali materi yang diterima, Teori yang dipadatkan di awal namun tidak langsung dibarengi dengan praktikum sehingga terkadang sudah lupa dasar teori tentang materi yang bersangkutan, Kurangnya pemahaman materi sehingga terdapat banyak materi yang hanya lewat sekilas, Banyaknya pengoperasian alat namun hanya tau sebatas operasi dasar tanpa tau mekanisme alat dan tujuan alat, Praktikum dibarengi dengan software yang lebih mendalam. Pendapat terakhir dari Westia mahasiswi prodi Teknologi Geologi angkatan 2021, berpendapat agar ada penambahan dosen pengajar, fasilitas akomodasi yang mungkin bisa berlangganan contohnya bus, materi yang diserahkan ke dosen lain sehingga membuat bingung mahasiswa, banyakin dosen agar tidak ada dosen yang rangkap jabatan.
Terakhir Direktur PEP Bandung Asep Rohman menyampaikan terima kasih atas semua pendapat dan keinginan teman-teman mahasiswa mahasiswi karena aspirasinya dapat membantu dan berbenah untuk kemajuan PEP Bandung ke depannya.



