Mahasiswa Program Studi Teknologi Metalurgi angkatan 2025 telah melaksanakan kegiatan Praktikum Pengolahan Mineral di Kampus Lapangan Cipatat sebagai bagian dari pembelajaran berbasis praktik untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap proses pengolahan mineral secara langsung. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah penting dalam membekali mahasiswa dengan kompetensi teknis yang dibutuhkan di dunia industri pertambangan dan metalurgi.
Dalam kegiatan praktikum tersebut, para mahasiswa didampingi dan diarahkan oleh dosen pengampu, fasilitator dan asisten laboratorium selama proses pembelajaran berlangsung. Melalui pendampingan intensif, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori di lapangan, tetapi juga memahami prosedur kerja, keselamatan kerja laboratorium hingga pengoperasian peralatan pengolahan mineral secara sistematis dan sesuai standar praktik industri.
Berbagai tahapan proses pengolahan mineral dipelajari secara langsung menggunakan sejumlah peralatan utama, di antaranya jaw crusher untuk proses peremukan awal material, ball mill untuk proses penggerusan, sieve shaker untuk analisis distribusi ukuran partikel serta shaking table untuk proses pemisahan mineral berdasarkan perbedaan berat jenis. Mahasiswa terlihat antusias mengikuti setiap tahapan praktikum karena dapat mengamati langsung karakteristik material dan hasil pengolahan dari setiap proses yang dilakukan.
Kegiatan praktikum ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk melatih kemampuan analisis, kerja sama tim dan keterampilan teknis dalam mengoperasikan peralatan laboratorium pengolahan mineral. Selain itu, mahasiswa diajak memahami pentingnya tahapan kominusi dan konsentrasi mineral sebagai bagian fundamental dalam industri pengolahan bahan galian dan metalurgi.
Melalui pelaksanaan Praktikum Pengolahan Mineral di Kampus Lapangan Cipatat, diharapkan mahasiswa Teknologi Metalurgi angkatan 2025 mampu memperoleh pengalaman belajar yang lebih aplikatif serta siap menghadapi tantangan di dunia industri pertambangan dan pengolahan mineral di masa mendatang, sekaligus menjadi wujud komitmen Program Studi Teknologi Metalurgi dalam menghadirkan pembelajaran vokasi yang selaras dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi pengolahan mineral saat ini. (A)



