Mahasiswa Program Studi Teknologi Pertambangan Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung Angkatan 2024 sukses melaksanakan kegiatan praktikum komprehensif Pengolahan Bahan Galian. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat 22 Mei 2026 lalu bertempat di Kampus Lapangan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Praktikum lapangan ini dirancang untuk menyelaraskan pemahaman teoretis yang telah didapatkan di ruang kelas dengan keterampilan teknis riil di industri pertambangan.
Dalam praktikum kali ini, fokus utama para mahasiswa adalah melakukan proses ekstraksi dan peningkatan kadar pada material yang mengandung pasir besi. Proses pengolahan dimulai dari tahap preparasi mekanis, di mana material umpan (feed) berukuran besar direduksi ukurannya menggunakan alat remuk jaw crusher, baik pada tahap primary maupun secondary crushing. Langkah ini krusial untuk memastikan material mencapai ukuran optimal sebelum memasuki proses konsentrasi.
Setelah melalui tahap peremukan awal, material tersebut kemudian digiling lebih lanjut menggunakan ball mill guna mencapai derajat pembebasan (liberasi) mineral berharga yang diinginkan. Hasil penggilingan lalu diayak secara sistematis menggunakan perangkat sieve shaker untuk mengelompokkan fraksi ukuran butir. Proses dilakukan dengan memanfaatkan shaking table (meja goyang), sebuah alat konsentrasi berbasis berat jenis yang memisahkan mineral besi berharga dari mineral pengotornya.
Kegiatan praktikum ini dimentori langsung oleh tim dosen pengampu yang kompeten di bidangnya, yaitu Infantri Putra, S.T., M.B.A. dan Mesias Citra Dewi, S.T., M.T. Kehadiran para dosen memastikan bahwa setiap tahapan pengujian berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dan kaidah keselamatan kerja yang ketat di laboratorium lapangan. Sinergi antara aspek teknis perekayasaan dan manajemen operasional menjadi poin penting yang ditekankan sepanjang kegiatan.
Guna mengoptimalkan transfer pengetahuan, jalannya praktikum juga didampingi oleh sejumlah fasilitator lapangan yang merupakan alumni dari Program Studi Teknologi Metalurgi PEP Bandung. Keterlibatan para alumni ini memberikan nilai tambah yang signifikan, karena mereka mampu membagikan pengalaman praktis serta wawasan industri terkini kepada para juniornya. Kolaborasi lintas angkatan dan program studi ini sekaligus memperkuat jejaring profesional di lingkungan civitas akademika PEP Bandung.
Melalui praktikum intensif di Kampus Lapangan Cipatat ini, mahasiswa Angkatan 2024 diharapkan tidak hanya menguasai mekanisme kerja alat-alat pengolahan mineral, tetapi juga mampu melakukan analisis metalurgi dasar terhadap produk yang dihasilkan. Keberhasilan agenda ini menegaskan komitmen PEP Bandung dalam mencetak pilar-pilar teknolog muda yang siap pakai, kompeten, dan memiliki daya saing tinggi untuk mendukung sektor industri pertambangan nasional. (HW)



