WhatsApp

Hi!

Menciptakan tenaga ahli yang unggul di bidang energi dan pertambangan melalui pendidikan vokasi yang terarah dan aplikatif

Information

Follow Us

Berita & Pembaruan

Himpunan Mahasiswa Teknologi Pertambangan PEP Bandung Gelar Kuliah Tamu Pengeboran dan Peledakan Batubara

12 Mei 2026

Himpunan Mahasiswa Teknologi Pertambangan Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk "Rekayasa Pemberaian Batuan dan Aktivitas Metode Drilling & Blasting Di Industri Pertambangan Batubara". Acara yang dilaksanakan pada 7 Mei 2026 ini didampingi oleh dosen pengampu Aida M. Rafrin dan menghadirkan pemateri Khairi Ramdhani. Pemateri merupakan engineer blast pada tambang batubara dan saat ini aktif bekerja di PT Cipta Kridatama.

Kegiatan ini memberikan kesempatan langsung bagi mahasiswa untuk memahami aplikasi teknis dari tahapan pengeboran dan peledakan di area operasional tambang. Melalui pemaparan materi, peserta difasilitasi untuk mempelajari siklus pertambangan secara komprehensif, mulai dari tahap persiapan dan pengupasan lahan (land clearing dan topsoil removal), pengeboran dan peledakan untuk memindahkan lapisan material keras, hingga tahap produksi dan pengangkutan batubara

Dalam pemaparannya, materi difokuskan pada desain geometri peledakan yang mengacu pada anatomi spasial seperti jarak Burden, Spacing, tinggi jenjang, panjang lubang bor, kedalaman Subdrilling dan material Stemming. Pemateri merinci bahwa akurasi parameter geometri tersebut secara langsung dikonversi menjadi instruksi pengisian bahan peledak di lapangan untuk mengoptimalkan distribusi energi. Perhatian khusus juga diberikan pada fungsi stemming yang krusial untuk mengurung gas peledak di dalam lubang, memastikan transfer energi ke dalam batuan, dan berperan sebagai kendali utama pencegah batu terbang atau flyrock.

Aspek keselamatan kerja dan standar evaluasi output peledakan turut menjadi bahasan utama dalam kuliah tamu ini. Prosedur standar mewajibkan penerapan radius jarak aman operasional secara ketat, yakni minimum 300 meter dari area peledakan untuk alat dan fasilitas serta minimum 500 meter untuk keamanan manusia. Tingkat keberhasilan dan kualitas peledakan kemudian ditakar melalui parameter fragmentasi material batuan proprosional yang dapat digali oleh alat muat (bucket fill factor), pencegahan bahaya flyrock dan tingkat pemantauan getaran dasar tanah (Ground Vibration/Peak Particle Velocity) untuk memastikan infrastruktur sekitar aman.

Penyelenggaraan kuliah tamu ini dirancang sebagai persiapan teknis bagi mahasiswa D3 Teknologi Pertambangan PEP Bandung agar mampu mengintegrasikan standar operasional prosedur dari kelas ke lapangan kerja. Melalui penjabaran operasional pengeboran, perhitungan spesifikasi bahan peledak hingga mitigasi zona anomali geologi, mahasiswa diharapkan mampu secara nyata mengaplikasikan ilmu rekayasa pemberaian batuan saat terjun langsung ke industri pertambangan batubara di masa mendatang. (AM)