Mahasiswa Program Studi Teknologi Geologi angkatan 2024 Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung melaksanakan kegiatan praktikum lapangan di Pantai Cemara Cidaun, Kabupaten Cianjur selama dua hari pada 21–22 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Praktikum Geofisika Eksplorasi.
Kegiatan praktikum ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam pengoperasian peralatan geofisika dan teknik akuisisi data di lapangan. Mahasiswa dilatih untuk memahami kondisi bawah permukaan melalui metode geolistrik serta mengenali karakteristik sedimen di lingkungan pesisir.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini dibimbing oleh dosen pengampu mata kuliah Praktikum Geofisika Eksplorasi, yaitu Ir. Sulistiyono, S.T., M.Si. dan Wahyu Dwi Nurcahyo, S.T., M.T. Selain itu, turut terlibat beberapa dosen lainnya, yaitu Dr. Ir. Denny Lumban Raja, S.Kom., M.T., Dr. Ir. Adang Saputra, S.Si., S.T., M.Si., Ir. Sabtanto Joko Suprapto, M.T., dan Ir. Fiati Nurmaya, S.T., M.T. Kegiatan ini juga didampingi oleh fasilitator, tenaga kependidikan (tendik) dan Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP).
Pada kegiatan praktikum ini, mahasiswa melakukan pengukuran geolistrik menggunakan metode resistivity dengan konfigurasi Wenner–Schlumberger. Pengukuran dilakukan pada dua lintasan, yaitu sejajar garis pantai dan tegak lurus terhadap garis pantai, masing-masing sepanjang 480 meter. Mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk melakukan instalasi elektroda dan pengoperasian alat resistivity meter sehingga setiap peserta memperoleh pengalaman langsung mulai dari tahap pemasangan hingga pengambilan data geolistrik.
Selain itu, mahasiswa juga melakukan pengeboran dangkal di area pesisir menggunakan hand auger pada lima titik lokasi dengan kedalaman kurang lebih 1 meter. Sampel pasir hasil pengeboran kemudian diambil untuk dianalisis lebih lanjut di laboratorium.
Tidak hanya itu, kegiatan ini juga dilengkapi dengan perekaman citra menggunakan drone. Pengambilan data udara ini bertujuan untuk memperoleh gambaran kondisi permukaan secara menyeluruh, seperti morfologi pesisir dan pola sebaran sedimen serta sebagai dasar dalam pembuatan peta berbasis penginderaan jauh.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu meningkatkan pemahaman terhadap metode eksplorasi geofisika, khususnya metode geolistrik serta memiliki keterampilan teknis yang baik dalam kegiatan lapangan sebagai bekal di dunia kerja di bidang geologi dan pertambangan. (FH)



