Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung (PEP Bandung) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pemanfaatan metode geolistrik untuk identifikasi dan penyediaan sumber air bersih di Pondok Pesantren Miftahul Khoer Ciamis pada hari Kamis, 23 Aril 2026.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ketua Pondok Pesantren, KH Dedi Solahuddin. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kontribusi PEP Bandung dalam membantu penyediaan sumber air bersih yang kini telah dapat dimanfaatkan oleh lingkungan pesantren.
Selanjutnya, Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama, Dr. forest. Tedi Yunanto, S.Hut., M.Si. memperkenalkan diri serta Tim PEP Bandung yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menjelaskan tujuan kegiatan sebagai bentuk implementasi keilmuan di bidang energi dan sumber daya mineral untuk kepentingan masyarakat.
Pada sesi pemaparan materi, Narasumber yang berpengalaman dalam bidang pengeboran, Dedi bersama Tedi Yunanto menjelaskan secara singkat mengenai metode geolistrik. Metode ini digunakan untuk mengidentifikasi potensi sumber air bawah tanah secara lebih akurat, sehingga proses pengeboran dapat dilakukan secara efektif dan efisien.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Salah satu pertanyaan yang diajukan peserta adalah mengenai kelayakan air yang ditemukan untuk langsung dikonsumsi. Menanggapi hal tersebut, Tedi Yunanto menjelaskan bahwa diperlukan pengujian laboratorium terlebih dahulu guna memastikan kualitas air dan menentukan apakah air tersebut aman untuk diminum secara langsung.
Melalui kegiatan ini, diharapkan keberadaan sumber air bersih dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh warga Pondok Pesantren Miftahul Khoer serta menjadi contoh kolaborasi antara institusi pendidikan dan masyarakat dalam pemanfaatan teknologi tepat guna. (FP)



