Bandung, 2 Juni 2025 — Sebagai bagian dari kegiatan Praktikum Hidrogeologi, sebanyak 58 mahasiswa Program Studi Teknologi Geologi angkatan 2024 (TG24), Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung, melakukan kunjungan edukatif ke laboratorium-laboratorium (lab-lab) Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan (PAGTL), Kementerian ESDM, Bandung. Didampingi oleh dua dosen pengampu, kunjungan ini bertujuan memperkaya pemahaman mahasiswa terhadap metode praktis dalam studi air tanah dan geologi lingkungan—menghubungkan teori di kelas dengan praktik langsung di lapangan.
Kegiatan dimulai pukul 08.00, di ruang rapat utama PAGTL, kompleks Badan Geologi, Jl. Diponegoro No. 57 Bandung, dengan sambutan oleh Yunara Dasa Triana, S.T., M.T. Kepala Bagian Umum PAGTL, dan Wiyono, S.T. M.T., Kepala Lab. dan Sarana Teknik. Selanjutnya, dosen matakuliah Hidrogeologi, yaitu Dr. Ir. Achmad Djumarma Wirakusumah, Dipl.Seis dan Ir. Oman Abdurahman, M.T., memberi pula sambutan. Setelahnya, para mahasiswa TG24 diajak untuk berkeliling mengunjungi lab-lab PAGTL. Terdapat 3 lab PAGTL di kompleks Jl. Diponegoro 57 Bandung ini, yaitu Lab. Mutu Air, Lab. Mekanika Tanah dan Batuan, dan Lab. Geofisika.
Di Lab. Mutu Air mahasiswa diajak untuk melihat Ruang Preparasi dan mencoba menguji sifat fisik sampel airtanah menggunakan alat multiparameter; dan berkunjung ke Ruang Isotop IC/Spektrofotometer dan Ruang ICP. Selanjutnya mahasiswa diajak untuk mengunjungi Lab. Geofisika. Di lab ini, para mahasiswa diperkenalkan kepada berbagai alat survei geofisika yang umum digunakan dalam eksplorasi bawah permukaan, antara lain alat geolistrik, seismik refraksi, borehole camera, alat logging, seismometer, dan lain lain alat-alat survei geofisika. Mereka juga mendapat penjelasan teknis tentang bagaimana alat-alat tersebut digunakan dalam pekerjaan geoteknik dan eksplorasi sumber daya. Terakhir di sesi pagi hari, para mahasiswa diajak untuk mengunjungi Lab. Mekanika Tanah dan Batuan. Di lab-lab ini, para mahasiswa mencoba mempraktekan pengukuran berat isi, berat jenis, kadar air, hidrometer, dan juga UCS. Dalam kesempatan ini, para mahasiswa juga dikenalkan kepada berbagai alat-alat lainnya seperti direct shear, consolidation test, sieve shake, permeability test dan lain-lain. Di siang hari, setelah isoma, para mahasiswa berkunjung ke Lab Pengeboran air tanah PAGTL yang berada di Jl. Gunung Batu, sekitar 7 km dari kompleks kantor PAGTL yang di Jl. Diponegoro Bandung ke arah barat laut. Di lab yang terakhir dikunjungi ini para mahasiswa diperkenalkan dengan tongkrongan beragam jenis mesin pengeboran milik PAGTL dan cara-kerjanya masing-masing. Mereka menyentuh, meraba, dan bahkan menaiki mesin-mesin pengeboran yang besar-besar itu yang selama ini hanya dapat mereka bayangkan.
Kunjungan lapangan dalam rangka kuliah mk praktikum hidrogeologi ini menjadi langkah penting dalam pengembangan kompetensi mahasiswa. Selain memperluas wawasan teknis, mereka juga memperoleh gambaran nyata tentang standar profesional dalam pengujian asepk geologi, khususnya hidrogeologi. “Kegiatan ini diharapkan mampu memperkaya pengalaman belajar mahasiswa dan memberikan bekal keterampilan praktis yang tidak tersedia di lingkungan kampus,” ujar Ir. Oman Abdurahman, M.T. Dengan semangat meneliti dan juga eksploratif serta dengan bimbingan dari para ahli di bidangnya, dengan kunjungan yang rutin dilaksakana setiap tahun ini, para mahasiswa Teknologi Geologi PEP Bandung melangkah lebih dekat menjadi tenaga profesional yang siap berkontribusi dalam sektor energi dan lingkungan di masa depan.
Terima kasih kepada pimpinan PAGTL dan segenap jajaran ahlinya yang telah mendampingi kami para mahasiswa dan dosen pembimbing dari TG24 PEP Bandung berkunjung ke “medan laga” sesungguhnya, tempat kami belajar dan juga praktek nantinya. Terima kasih kepada PAGTL, di tengah kesibukan mengurus akreditasi penting, masih sempat menerima rombongan kunjunan mahasiswa dari PEP Bandung. Ya, PAGTL sedang berjuang keras agar lab-labnya memperoleh akreditasi nasional menuju laboratorium yang standar dan diakui, nantinya, tidak hanya di tingkat nasional, tapi juga di level global. Semoga go global, PAGTL!***
Fauziyah Hani
Pranata Laboratorium Pendidikan



