Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM GEOMINERBA) bersama Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung (PEP Bandung) menyelenggarakan kegiatan bertajuk "Pengenalan Pertambangan dan Hilirisasi: Mining and Downstream – International Capacity Building" pada Kamis, 17 September 2026. Kegiatan ini berlangsung di Amphitheater tekMira dan menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-81.
Acara ini digelar dalam rangka menyambut kunjungan delegasi internasional dari Arab Colombian Chamber of Commerce (CCAC) dan National Training Service (SENA), dua lembaga yang berperan aktif dalam pengembangan pendidikan vokasi dan kerja sama ekonomi internasional. Selain perwakilan delegasi, kegiatan turut dihadiri oleh sejumlah mahasiswa dan instruktur dari lingkungan PEP Bandung yang berperan sebagai tuan rumah sekaligus peserta aktif dalam sesi diskusi.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala PPSDM GEOMINERBA, Bayu Nugroho, S.T., M.B.A. Dalam sambutannya, Bayu Nugroho menyampaikan apresiasi atas kunjungan delegasi CCAC dan SENA ke Indonesia, khususnya ke PEP Bandung sebagai bentuk penguatan hubungan kerja sama internasional di bidang pertambangan dan energi.
Selain memberikan sambutan, Bayu Nugroho juga memaparkan profil, peran serta fungsi strategis PPSDM GEOMINERBA dalam pengembangan sumber daya manusia di sektor geologi, mineral dan batubara mulai dari program pelatihan, sertifikasi kompetensi hingga kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan dan industri baik dalam maupun luar negeri.
Sebagai simbol penyambutan dan penghormatan atas kunjungan tersebut, Bayu Nugroho turut menyerahkan cinderamata kepada perwakilan delegasi CCAC dan SENA, menandai terjalinnya hubungan baik antara kedua belah pihak.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Wakil Direktur I Bidang Akademik PEP Bandung, Dadan Wildan, S.T., M.Si. Dalam paparannya, Dadan Wildan menjelaskan secara mendalam mengenai latar belakang dan tujuan pembentukan PEP Bandung sebagai institusi pendidikan vokasi yang berfokus pada bidang energi dan pertambangan.
Materi yang disampaikan turut mencakup pengenalan siklus pertambangan (mining cycle), mulai dari tahap eksplorasi, eksploitasi, pengolahan hingga pascatambang serta pentingnya proses hilirisasi mineral sebagai strategi peningkatan nilai tambah sumber daya alam Indonesia. Dadan Wildan juga menyoroti peran generasi muda dan tenaga kerja terampil dalam mendukung keberlanjutan industri pertambangan di tengah tantangan transisi energi global.
Setelah sesi pemaparan materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan lab tour atau kunjungan laboratorium di lingkungan kampus PEP Bandung. Para delegasi dibagi menjadi dua kelompok untuk melihat secara langsung berbagai fasilitas pendidikan dan pelatihan yang dimiliki PEP Bandung, sebagai bagian dari upaya memperkenalkan standar pendidikan vokasi pertambangan di Indonesia kepada mitra internasional.
Melalui sesi ini, delegasi CCAC dan SENA mendapatkan gambaran nyata mengenai proses pembelajaran berbasis praktik yang diterapkan PEP Bandung, sekaligus membuka peluang diskusi lebih lanjut terkait potensi kerja sama di masa mendatang, baik dalam bentuk pertukaran pengetahuan, program pelatihan bersama, maupun kolaborasi riset di bidang pertambangan dan hilirisasi mineral. (MK)



