Forum Komunikasi Program Studi Teknik Pertambangan Seluruh Indonesia (FORKOPINDO) sukses menyelenggarakan Temu Nasional Tahunan (TNT) XII dan Workshop Mata Kuliah (WMK) Pemindahan Tanah Mekanis Tahun 2026 di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada 4–9 September 2026. Kegiatan enam hari ini dihadiri oleh 79 program studi dari jenjang D3, S1, S2 dan S3 di seluruh Indonesia dengan agenda yang memadukan forum akademik, kunjungan industri dan penguatan mutu program studi. Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung turut hadir dengan diwakili oleh Surya Prima Sudibyo, Dian Eka Aryanti dan Aida M. Rafrin.
Dalam kegiatan tersebut, PEP Bandung mengambil peran aktif sebagai bagian dari proses peninjauan kurikulum bersama FORKOPINDO. Ketiga perwakilan PEP Bandung terlibat langsung dalam pembahasan dan penyelarasan capaian pembelajaran, khususnya pada mata kuliah Pemindahan Tanah Mekanis agar kurikulum program studi teknik pertambangan semakin relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi penambangan terkini. Partisipasi ini menegaskan komitmen PEP Bandung untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran dan memperkuat kontribusinya dalam penyempurnaan kurikulum nasional bidang pertambangan.
Adapun rangkaian acara diawali kunjungan lapangan ke tambang batubara PT Binuang Mitra Bersama di Rantau, dilanjutkan Sosialisasi Instrumen LAMTEK dan Akreditasi serta Sosialisasi Kurikulum FORKOPINDO di Grand Qin Hotel. Puncak kegiatan digelar pada 7 September melalui TNT XII dan Workshop Mata Kuliah Pemindahan Tanah Mekanis yang menghadirkan keynote speech Koordinator Bimbingan Usaha Batubara ESDM Ayi Ruhiat Sukartin, S.E., serta narasumber dari PT Nusa Halmahera Minerals, PT Adaro Indonesia, PT Putra Perkasa Abadi dan PT Borneo Indobara. Sesi workshop turut menghadirkan akademisi dari Universitas Hasanuddin, Universitas Lambung Mangkurat dan Universitas Muhammadiyah Mataram.
Peserta juga mengikuti kunjungan ke tambang intan tradisional Cempaka, Pasar Intan Martapura dan Tahura Geopark Meratus sebelum acara ditutup pada 9 September. Melalui perpaduan agenda akademik dan pengenalan industri serta potensi lokal Kalimantan Selatan ini, FORKOPINDO menegaskan komitmennya memperkuat sinergi antara pendidikan tinggi teknik pertambangan dan dunia industri sekaligus meningkatkan mutu penyelenggaraan program studi di seluruh Indonesia. (AM)



