WhatsApp

Hi!

Menciptakan tenaga ahli yang unggul di bidang energi dan pertambangan melalui pendidikan vokasi yang terarah dan aplikatif

Information

Follow Us

Berita & Pembaruan

Sidang Tugas Akhir Program Studi Teknologi Metalurgi Bahas Kualitas Batubara untuk Pembakaran Batubara di PLTU yang dapat Berdampak pada Pemadaman Listrik

21 Juli 2026

Selasa, 21 Juli 2026 Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung menyelenggarakan Sidang Tugas Akhir atas nama Eka Yunita. Ia merupakan mahasiswa Teknologi Metalurgi Angkatan 2023 penerima beasiswa PT Pesona Khatulistiwa Nusantara (PT PKN) yang merupakan bagian dari Energi Nusantara Mandiri (ENM) Group berhasil menyelesaikan Sidang Tugas Akhir dengan Judul: Analisis Pengaruh Total Moisture Batubara Terhadap Rasio Batubara Dan Efisiensi Konversi Energi Listrik di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Topik yang menarik ini menjadi salah satu masukan bagi PLTU dalam memperhatikan kualitas batubara khususnya Total Moisture (TM) yang masuk untuk pembakaran batubara. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan setiap kenaikan 1% TM Batubara akan meningkatkan rasio batubara 0,02 kg/kwh yang berarti akan ada penambahan kebutuhan batubara sebesar 0,02 kg untuk setiap kwh yang dihasilkan. Selain itu kenaikan TM 1% akan menyebabkan penurunan efisiensi konversi energi sebesar 1,26%. Selain itu peningkatan 1% TM akan menurunkan  energi listrik yang dihasilkan sebesar 0,85 Giga Joule.   Karena itu, ketidaksesuaian kualitas batubara dalam hal ini TM dapat mengakibatkan kebutuhan batubara yang meningkat dari perhitungan kebutuhan batubara awal. Hal ini menjawab permasalahan batubara pada PLTU untuk menghasilkan listrik terganggu. 

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) telah menetapkan Domestic Market Obligation (DMO) yang mengalokasikan sebesar 30% dari total produksi batubara untuk didistribusikan kepada PLN dari total kebutuhan DMO 230 juta. Tetapi tanpa memperhatikan kualitas batubara yang dikirimkan ke PLTU khususnya Total Moisture dapat berakibat kebutuhan batubara meningkat dan tidak mencapai target energi listrik yang dibutuhkan masyarakat. 

Dalam Tugas Akhir ini, Eka Yunita dibimbing oleh Dosen Pembimbing I Dr.Ir. Oksil Venriza, S.Si., M. Eng., IPM., Dosen Pembimbing II Dr.mont. Imelda Hutabarat, S.T., M.T. dan Pembimbing Lapangan Fajar Agustino Yan Martin dari PT Sumber Alam Sekurau dengan Dosen Penguji I Rahadian Nopriantoko, S.Si., M.Si. dan Dosen Penguji II Axarine Atha Pandani, S.T., M.T. (IE)