Sebanyak 68 mahasiswa Program Studi Teknologi Geologi angkatan 2025 Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung yang dibimbing oleh dosen pengampu Dr. Asep M.I. Siddiq, S.T., M.T. matakuliah Geologi Teknik serta di dampingi oleh Wawan Hermawan, M.T. dan Murni Sulastri, M.T. sebagai Fasilitator selama kegiatan praktikum Geologi Teknik di Laboratorium Mekanika Tanah dan Batuan, Pusat Air Tanah, Geologi dan Tata Lingkungan (PAGTL) di Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada 8–9 Juli 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran praktikum yang bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam memahami karakteristik fisik dan mekanika tanah serta batuan melalui pengalaman langsung di laboratorium geoteknik. Pada kegiatan ini, mahasiswa membawa sampel tanah dan batuan yang telah diperoleh dari kegiatan lapangan sebelumnya untuk selanjutnya diuji menggunakan berbagai metode laboratorium.
Rombongan mahasiswa disambut oleh Bapak Tantan Hidayat, S.T., M.T., Ketua Tim Geologi Lingkungan di Pusat Air Tanah, Geologi dan Tata Lingkungan (PAGTL). Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya penguasaan kompetensi praktis di bidang geologi teknik serta peran laboratorium dalam menghasilkan data geologi yang akurat, andal dan dapat dipertanggungjawabkan. Mahasiswa juga memperoleh pembekalan mengenai fungsi laboratorium, prosedur kerja serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) selama proses pengujian.
Selama praktikum, mahasiswa didampingi oleh tenaga laboratorium dan instruktur PAGTL untuk mengenal berbagai peralatan pengujian sekaligus mempelajari prinsip kerja setiap metode yang digunakan dalam investigasi geoteknik. Adapun pengujian yang dilakukan meliputi uji kadar air tanah, uji berat isi, analisis saringan butir, uji batas cair dan batas plastis (Atterberg Limits) serta berbagai pengujian sifat mekanika tanah.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa mempelajari seluruh tahapan pengujian, mulai dari persiapan sampel, pelaksanaan pengujian hingga interpretasi hasil. Selain itu, mahasiswa juga berdiskusi secara langsung dengan para analis laboratorium mengenai penerapan hasil pengujian dalam investigasi geologi teknik, analisis kestabilan lereng, perencanaan fondasi dan berbagai pekerjaan geoteknik lainnya. Diskusi ini memberikan wawasan mengenai pentingnya data laboratorium dalam mendukung pengambilan keputusan teknis pada berbagai proyek di sektor energi, pertambangan, infrastruktur dan lingkungan.
Kegiatan praktikum ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik profesional di laboratorium. Pengalaman tersebut diharapkan mampu meningkatkan keterampilan teknis, ketelitian dalam melakukan pengujian serta pemahaman terhadap pentingnya penerapan standar laboratorium dalam menghasilkan data geoteknik yang berkualitas.
Kegiatan praktikum ini juga diharapkan dapat terus mendukung pengembangan kompetensi lulusan yang unggul, profesional dan siap berkontribusi dalam pembangunan sektor energi, sumber daya mineral, infrastruktur serta pengelolaan lingkungan di Indonesia. (FH)



