WhatsApp

Hi!

Menciptakan tenaga ahli yang unggul di bidang energi dan pertambangan melalui pendidikan vokasi yang terarah dan aplikatif

Information

Follow Us

Berita & Pembaruan

Apresiasi Kepada Perusahaan Pertambangan Pada Dies Natalis PEP Bandung yang ke 3

07 Oktober 2022

Pada Jum’at 7 Oktober 2022 Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung menyelenggarakan Sidang Senat Terbuka dalam rangka Dies Natalis yang ke 3. Pada kesempatan yang baik ini, PEP Bandung juga memberikan Apresiasi Penghargaan kepada Perusahaan Pertambangan yang telah membantu PEP Bandung khususnya dalam Pemberian Beasiswa Bagi Yang Tidak Mampu dan Bagi Mahasiswa Berprestasi Tahun 2022.

Perusahaan yang mendapat penghargaan Pemberian Beasiswa Mahasiswa Tidak Mampu adalah:
PT Bayan Group – Paket Platinum – Rp 154.000.000,-
PT Indo Tambangraya Megah (PT ITM) – Paket Gold – Rp 77.000.000,-
PT Bukit Makmur Utama (PT BUMA) – Paket Gold – Rp 77.000.000,-
PT Kaltim Prima Coal (PT KPC) – Paket Gold – Rp 77.000.000,- 
PT Aneka Tambang, Tbk. (PT Antam) – Paket Silver – Rp 38.500.000,-

Perusahaan yang mendapat penghargaan Pemberian Beasiswa Mahasiswa Berprestasi Tahun 2022 adalah:
PT Bayan Group – Paket Platinum – Rp 29.100.000,-
PT Timah, Tbk. – Paket Silver – Rp 15.400.000,-
Pemberian Piagam Penghargaan disampaikan oleh Direktur PEP Bandung Asep Rohman dan Wakil Direktur I Imelda Hutabarat. Pemberian Apresiasi Penghargaaan kepada perusahaan pertambangan sebagai bentuk apresiasi yang diberikan kepada perusahaan pertambangan yang memberikan respon positif pada acara Forum HRD Pertambangan yang diselenggarakan oleh PEP Bandung bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) khususnya Pemberian Beasiswa Bagi Mahasiswa Tidak Mampu dan Mahasiswa Berprestasi pada tanggal 15 Agustus 2022 di R. Auditoritum Lt 5 Ditjen Minerba Jakarta.

Selain itu disampaikan Pengumuman Mahasiswa Berprestasi Tahun 2022 dan penyerahan piagam penghargaan serta hadiah bagi Mahasiswa Berprestasi yang disampaikan oleh Wakil Direktur I. Pemenang Pertama diraih oleh Westia dari program studi Teknologi Geologi angkatan 2021, Juara kedua diraih oleh Karla dari program studi Teknologi Metalurgi angkatan 2021 dan ketiga diraih oleh Dikri dari program studi Teknologi Metalurgi angkatan 2020. 

Selanjutnya pemaparan Orasi Ilmiah oleh Tri Winarno Direktur Pembinaan Program Mineral dan Batubara. Materi penting yang disampaikan adalah Transformasi Kebijakan Pertambangan dan Transformasi Kebijakan Digital. Melalui Transformasi Kebijakan Pertambangan terdapat 4 (empat) hal penting yaitu 1. Perbaikan Tata Kelola Pertambangan Nasional, 2.  Keberpihakan Kepada Kepentingan Nasional, 3. Kepastian Hukum dan Kemudahan Berinvestasi, dan 4. Pengelolaan Lingkungan Hidup. Sedangkan melalui Transformasi Kebijakan Digital, 5 (lima) hal penting yang mengalami perubahan antara lain: 

  1. Memberikan Pelayanan yang lebih baik pada para pemangku kepentingan terkait dengan fleksibiltas yang lebih tinggi, kebijakan yang lebih responsif dan didukung oleh teknologi digital.
  2. Pemerintah berusaha untuk memberikan pelayanan lebih dan tersedia 24/7 secara online dan menghimpun umpan balik dari para pemangku kepentingan untuk memperbaiki pelayanan dengan menggunakan data-data dan informasi yang dimiliki oleh pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.
  3. Pemerintah mengembangkan sistem pemerintahan berbasis elektronik, ke depannya tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan artificial intelligence dan blockchain dalam rangka peningkatan pelayanan kepada pelaku usaha dan pemangku kepentingan terkait di sektor mineral dan batubara.
  4. Pemerintah mendorong perusahaan pertambangan minerba untuk menerapkan transformasi digital, hal ini sesuai dengan penerapan kaidah Teknik pertambangan yang baik mengenai penerapan teknologi (PermenESDM 26 tahun 2018).
  5. Pemerintah mendorong peningkatan sumberdaya manusia Indonesia, penguasaan dan penggunaan teknologi dalam negeri, dan pembangunan sarana dan prasarasana serta infrastruktur serta mendorong Operasi pertambangan yang lebih ramah lingkungan.