Menjalani kegiatan praktik kerja industri (prakerin) di perusahaan pengolahan mineral menjadi pengalaman berharga bagi Umi Yawati, mahasiswi semester 5 Program Studi Teknologi Metalurgi Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung. Saat ini, Umi tengah melaksanakan prakerin di PT Indonesia Chemical Alumina (PT ICA) yang berlokasi di Tayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. PT ICA merupakan perusahaan pertama di Asia Tenggara yang bergerak dalam pengolahan bauksit menjadi Chemical Grade Alumina (CGA) melalui proses Bayer yang memiliki peran penting dalam hilirisasi mineral bauksit di Indonesia.
Berfokus pada kegiatan di Departemen Bayer Processing salah satu divisi utama PT ICA, Umi mendapatkan pemahaman langsung tentang proses pengolahan bauksit menjadi alumina. Proses tersebut dimulai dengan Liquor Clarification Process, dilanjutkan dengan Hydrat Production Process dan terakhir Hydrat Alumina Processing. Tak hanya itu, Umi juga terlibat langsung dalam berbagai pengujian laboratorium yang mendalam. Di antaranya adalah uji autoclave untuk mengetahui nilai Total Hydrate Alumina (THA) pada sampel bijih bauksit, uji dewatering aid untuk mengevaluasi efektivitas bahan tambahan dalam proses pemisahan air dari padatan serta uji BFM (Black Form Material) untuk mengukur kandungan besi pada kapur lime hydrat. Selain itu, Umi juga terlibat dalam pengujian Tricalcium Aluminate (TCA) pada kapur lime hydrat yang bertujuan untuk menjaga kestabilan flowrate dan pressure filter PFS (Precious Filtration of Settling Over-Flow).
Selama masa prakerin, Umi juga mendapat kesempatan untuk belajar berbagai analisis laboratorium seperti titrasi, analisis PSD (Particle Size Distribution) pada sampel aluminium hidroksida (Al(OH)3) serta uji XRF (X-Ray Fluorescence) untuk mengetahui komposisi unsur-unsur seperti Al2O3, Fe2O3, TiO2, dan SiO2 pada sampel bijih bauksit.
Kegiatan tersebut memberikan pemahaman yang mendalam mengenai pentingnya kontrol kualitas di setiap tahapan proses produksi alumina. Selain kegiatan teknis, Umi juga berkesempatan untuk mengikuti rapat harian bersama Departemen PPIC (Production Planning and Inventory Control) yang membahas kualitas kontrol pada proses Bayer. Tak hanya itu, ia juga berpartisipasi dalam pelatihan OHS Corporate Training dan mengikuti kegiatan safety talk yang diadakan di lingkungan PT Indonesia Chemical Alumina.
Menurut Umi Yawati, "Melaksanakan praktik kerja industri di PT Indonesia Chemical Alumina merupakan kesempatan berharga bagi mahasiswa yang ingin mendalami proses pengolahan mineral, khususnya di bidang teknologi metalurgi. Melalui kegiatan ini, saya dapat mempelajari langsung proses Bayer serta pengoperasian alat-alat industri yang digunakan dalam pengolahan bauksit menjadi alumina. Pengalaman ini menjadi bekal penting bagi saya untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan di dunia industri di masa depan."



