WhatsApp

Hi!

Menciptakan tenaga ahli yang unggul di bidang energi dan pertambangan melalui pendidikan vokasi yang terarah dan aplikatif

Information

Follow Us

Berita & Pembaruan

Mahasiswa Teknologi Geologi PEP Bandung Laksanakan Praktik Lapangan Geologi Bijih Primer di Kawah Ciwidey

30 Oktober 2025

Mahasiswa Program Studi Teknologi Geologi Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung melaksanakan Praktik lapangan Geologi Bijih Primer di kawasan Kawah Ciwidey Kabupaten Bandung,  yang merupakan bagian dari kompleks panasbumi Patuha.

Kegiatan ini dibimbing oleh dosen pengampu Ir. Sabtanto Joko Suprapto, M.T. dan Dr. Ir. Benny Bensaman, M.T. serta didukung oleh Putri Rindu Bunga Kasih, A.Md. selaku fasilitator praktikum. Kegiatan praktik ini bertujuan memberikan pengalaman lapangan bagi mahasiswa untuk mengenali karakteristik geologi, manifestasi panas bumi, proses pembentukan alterasi dan mineralisasi bijih primer yang sedang berlangsung. Hal ini sesuai dengan konsep geologi “The Present is The Key to The Past”, sehingga apa yang dipelajari di Kawah Ciwidey bisa menjadi bekal dalam eksplorasi endapan bijih primer hasil aktivitas hidotermal.

Terdapat dua lokasi pengamatan yang dikunjungi dalam kegiatan ini. Selain melakukan pengamatan batuan, mahasiswa juga melakukan pengukuran sifat fisik air panas, meliputi pH, suhu dan Total Dissolved Solids (TDS). Pada lokasi pertama, ditemukan alterasi silika dengan tekstur vuggy silica dan alterasi lempung. Di lokasi ini juga dijumpai endapan sulfur serta beberapa kubangan air panas dengan bualan gas memiliki suhu air mencapai 70,8°C, pH sekitar 1 dan TDS sebesar 787 ppm. Indikasi tersebut menunjukkan bahwa lokasi pertama merupakan lingkungan hidrotermal zona asam sulfat yang mengontrol proses alterasi. Sementara itu, di lokasi kedua terdapat beberapa mata air panas dengan pH berkisar antara 7–8, TDS sekitar 700 ppm dan suhu sekitar 71°C. Di lokasi ini dijumpai endapan sinter silika yang melimpah serta lempung berwarna hitam yang mengandung material organik dan pirit. Berdasarkan temuan tersebut, lokasi kedua diinterpretasikan sebagai zona hidrotermal netral atau zona low sulphidation.

Sebagai penutup, mahasiswa mempresentasikan hasil pengamatan dari kedua lokasi pengamatan. Melalui kegiatan ini mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoretis mengenai Geologi Bijih Primer, tetapi juga meningkatkan kemampuan praktis dalam observasi, identifikasi mineralisasi dan menyaksikan proses pembentukan bijih primer yang masih berlangsung. Kegiatan praktikum ini, menjadi bagian penting dalam membentuk kompetensi lulusan PEP Bandung yang siap berkontribusi di bidang eksplorasi sumber daya mineral.