WhatsApp

Hi!

Menciptakan tenaga ahli yang unggul di bidang energi dan pertambangan melalui pendidikan vokasi yang terarah dan aplikatif

Information

Follow Us

Berita & Pembaruan

Ekskursi dan Pemetaan Geologi Bahan Galian Mahasiswa Teknologi Geologi Angkatan 2023 di Cipatat Kabupaten Bandung Barat

23 Mei 2025

Cipatat, 23 Mei 2025 – Program Studi Teknologi Geologi Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung sukses menyelenggarakan kegiatan Ekskursi dan Pemetaan Geologi Bahan Galian yang dilaksanakan di daerah Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan lapangan ini berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 19 hingga 23 Mei 2025, dan diikuti oleh seluruh mahasiswa angkatan 2023 sebanyak 43 orang, didampingi oleh dosen-dosen pengampu matakuliah Pemetaan Geologi Bahan Galian.

Kegiatan dimulai pada hari Senin, 19 Mei 2025, dengan titik kumpul di kampus PEP Bandung. Para mahasiswa dan dosen melakukan pengecekan peralatan lapangan yang akan digunakan selama kegiatan ekskursi, seperti kompas geologi, palu geologi, GPS, drone, dan peralatan pemetaan lainnya didampingi oleh PLP. Tepat pukul 08.00 WIB, rombongan berangkat menuju Kampus Lapangan PPSDM Geominerba di Cipatat, yang berfungsi sebagai basecamp selama kegiatan berlangsung.

Hari pertama kegiatan difokuskan pada survei awal lokasi pemetaan serta pengambilan citra udara menggunakan drone. Ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran umum topografi dan morfologi daerah studi. Para mahasiswa kemudian dibagi menjadi 7 kelompok, masing-masing bertugas memetakan area seluas 0,24 km² (300 m x 800 m) yang telah ditentukan sebelumnya.

Selama hari kedua hingga hari keempat, setiap kelompok melakukan pemetaan detail di wilayah tugasnya. Didampingi oleh dosen pembimbing masing-masing, mahasiswa melakukan observasi langsung terhadap singkapan batuan di lapangan. Kegiatan pemetaan mencakup identifikasi litologi, pencatatan struktur geologi seperti kekar, sesar, serta struktur sedimen yang tampak. Selain itu, dilakukan pula pengukuran orientasi struktur geologi menggunakan metode strike & dip, serta pencatatan arah lereng (slope) dan azimut dari singkapan yang dijumpai. Salah satu tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengidentifikasi potensi bahan galian berdasarkan karakteristik geologi daerah setempat.

Setiap malam, para peserta melakukan pengolahan data hasil pemetaan, menyusun laporan harian, serta mempresentasikan kemajuan pekerjaan di hadapan dosen pembimbing. Sesi diskusi malam hari juga dimanfaatkan untuk merencanakan kegiatan pemetaan esok harinya, memperbaiki metode pencatatan, serta memperdalam pemahaman terhadap data yang dikumpulkan.

Kegiatan ditutup pada hari kelima dengan presentasi akhir dari masing-masing kelompok. Dalam presentasi tersebut, mahasiswa memaparkan hasil pemetaan geologi bahan galian yang telah dilakukan, termasuk interpretasi geologi, potensi bahan galian yang teridentifikasi, dan rekomendasi pengelolaan wilayah berdasarkan data geologi. Presentasi ini menjadi momen penting untuk melatih kemampuan analisis, komunikasi ilmiah, serta kerja sama tim.

Melalui kegiatan ekskursi dan pemetaan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung di lapangan. Pengalaman ini menjadi bekal penting dalam membentuk kompetensi teknis mahasiswa sebagai calon tenaga ahli geologi yang andal, khususnya dalam eksplorasi dan evaluasi sumber daya bahan galian.

Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari seluruh dosen pembimbing karena menunjukkan semangat belajar dan profesionalisme mahasiswa dalam menyelesaikan tugas lapangan secara sistematis dan bertanggung jawab.