WhatsApp

Hi!

Menciptakan tenaga ahli yang unggul di bidang energi dan pertambangan melalui pendidikan vokasi yang terarah dan aplikatif

Information

Follow Us

Berita & Pembaruan

Alumni bekerja di Puruk Cahu Murung Raya

09 Februari 2025

Kali ini Update Alumni mengangkat cerita dari Puruk Cahu Kabupaten Murung Raya Kalimantan Tengah oleh Rahmi Nurul Aini yang biasa dipanggil Rahmi merupakan lulusan Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung Teknologi Metalurgi Angkatan 2021 dan diwisuda pada tanggal 8 Agustus 2024. Satu bulan sebelum wisuda, Rahmi mendapatkan informasi mengenai lowongan pekerjaan dari Ketua Prodi Teknologi Metalurgi. Informasi mengenai rekrutmen ini datang langsung dari  Administration Manager PT Indo Muro Kencana (PT IMK) yang mengirimkan surat resmi kepada Ketua Program Studi Teknologi Metalurgi Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung. 

Rahmi bersiap-siap menyiapkan CV sesuai dengan standar Applicant Tracking System (ATS), semenarik mungkin dan penuh dengan informasi hard sikll maupun soft skill. Saat itu Rahmi belum melaksanakan sidang Tugas Akhir namun pihak perusahaan mengizinkan untuk mendaftar sebagai kandidat Fresh Graduate Development Program (FGDP) dengan mengumpulkan dokumen seperti CV dan transkrip nilai. Saat itu pihak perusahaan meminta 10 (sepuluh) orang kandidat yang dipilih berdasarkan nilai IPK terbaik.

Setelah lulus dari tahap administrasi Rahmi mulai mempelajari mengenai proses di perusahaan dan mengulang kembali pelajaran hidrometalurgi. Ada beberapa tes yang perlu dilewati yaitu psikotes, tes tertulis dan wawancara. Tes tertulis terdapat soal-soal yang berkaitan dengan dasar pengolahan mineral dan juga proses pengolahan emas. Soal berbentuk essay dengan menggunakan bahasa inggris. Setelah tes tertulis dan psikotes Rahmi melakukan wawancara dengan Manager. Beberapa pertanyaan penting adalah mengenai kesiapan bekerja di industri pertambangan, jauh dari keluarga, bekerja di tempat terpencil dan kesanggupan untuk lama waktu bekerja di perusahaan. Di hari yang berbeda setelah wawancara dengan Manager Rahmi melakukan wawancara dengan user. Rahmi diberi beberapa pertanyaan mengenai studi kasus yang ada di lapangan seperti perhitungan recovery logam emas dan perak, residence time sebuah proses dan penurunan rumus yang biasa dipakai di dunia metalurgi. Selain itu Rahmi juga diminta menceritakan pengalaman Praktik Kerja Industrinya yang dilakukan di pertambangan emas yang memiliki kemiripan proses dengan tempat yang dilamar.

Hingga akhirnya Rahmi diterima bekerja dan setelah mengikuti Wisuda, Rahmi pun berangkat ke Puruk Cahu Kabupaten Murung Raya dimana plant pengolahan dan ekstraksi emas PT IMK berada. Pekerjaan Rahmi sebagai metallurgits sangat berkaitan dengan ilmu metalurgi yang dipelajari. Hal ini karena PEP Bandung mengkonsentrasikan bidang keilmuan Metalurginya secara spesifik pada Metalurgi Ekstraktif atau yang dikenal dengan Metalurgi Tambang. Sebagian besar ilmu metalurgi yang dipelajari selama berkuliah dapat diimplementasikan dalam pekerjaan ini. Selanjutnya Rahmi terus belajar mendalami lebih lanjut proses ekstraksi emas. Terdapat beberapa tantangan yang dihadapi tidak hanya proses pengolahan suatu mineral, tetapi semua yang berhubungan dengan prosesnya. Sebagai contoh Rahmi saat ini mendapatkan job desk tailing treatment di PT IMK yang pengolahan limbahnya menggunakan ReCyn plant. Pembelajaran lanjut untuk mengetahui alat apa saja yang digunakan seperti bagian dari pompa, jenis valve, pengaturan proses sesuai dengan parameter sehingga target produksi dapat tercapai dengan pengontrolan proses menggunakan sebuah software. Secara fisik Rahmi juga siap untuk  naik dan turun tangki leaching (pelindian). Risiko lain dalam pekerjaan ini adalah risiko menghirup gas HCN. Karena itu Rahmi harus bekerja dengan selamat demi keselamatan dan kesehatan diri sendiri, kawan sekerja dan perusahaan.

Walaupun sebagai metallurgist banyak sekali risiko pekerjaan tapi Rahmi sangat menyenangi pekerjaan ini. Menyenangi ilmu metalurgi bukanlah hal yang diniatkan untuk menyukainya diawal, tetapi ketika Rahmi mengetahui bahwa sebuah logam berharga berasal dari sebuah batu Rahmi benar benar merasa metalurgi adalah sebuah ilmu yang ajaib. Sebagian besar orang tidak tahu bagaimana sebuah batu dapat disulap menjadi sebuah emas yang mereka pakai menjadi perhiasan dan merupakan investasi di masa depan.

Harapan Rahmi untuk PEP Bandung adalah mmeningkatkan kualitas mahasiswa dengan melatih skill baru yang dapat digunakan di dunia pekerjaan. Rahmi yakin semua mahasiswa PEP Bandung memiliki mental dan jiwa yang kuat untuk bekerja di dunia pertambangan.