WhatsApp

Hi!

Menciptakan tenaga ahli yang unggul di bidang energi dan pertambangan melalui pendidikan vokasi yang terarah dan aplikatif

Information

Follow Us

Berita & Pembaruan

Melakukan Praktik Lapangan Pemetaan Alterasi di Wilayah IUP PT. ANTAM TBK. Pamulihan Garut

26 Mei 2023

Mahasiswa Teknologi Geologi Angkatan 2021, pada hari Jumat, 26 Mei 2023 melakukan praktik lapangan Pemetaan Bahan Galian. Praktik lapangan  dengan melakukan pengamatan tentang indikasi adanya alterasi dan mineralisasi di wilayah Ijin Usaha Pertambangan (IUP) PT. Antam Tbk. Di Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan, Garut.

Praktik kali ini dibimbing oleh Pak Sabtanto, Pak Benny, dan Bu Fiati selalu dosen Prodi Teknologi geologi, PEP Bandung. Kami juga didampingi oleh Kak Gita (Geologi 20) dan Kak Gladys (Geologi 19). Jumlah mahasiswa teknologi geologi peserta praktik berjumlah 32 orang. Alat yang digunakan untuk praktik lapangan kali ini yaitu loupe, GPS, Kompas, palu geologi, pita ukur, dan alat pengukur kekerasan mineral.

Mahasiswa teknologi geologi 2021 dibagi menjadi 11 kelompok yang beranggotakan 2-3 orang tiap kelompok. Kami secara bergantian mengamati tiap singkapan yang ada, diskusi, mengambil sampel, mengukur, mengambil dokumentasi, dan deskripsi.

Perjalanan memerlukan waktu kurang lebih 4 jam dari Kampus PEP Bandung menuju lokasi praktik lapangan tersebut. Di pemberhentian pertama kami menyaksikan air terjun yang berada pada ketinggian 1100 m, litologi daerah tersebut yaitu batuan beku dan batuan volkanik andesitik, serta dijumpai singkapan alterasi argilik. 

Dari lokasi air terjun menuju lokasi berikutnya dengan berjalan kaki, sambil mengamati longsoran yang banyak dijumpai di tebing seberang lembah sungai. Zona longsoran dengan warna litologi putih mengindikasikan alterasi alterasi argilik. 

Lokasi pengamatan selanjutnya berupa singkapan pada tebing, tepat berada di samping jalur water way PLTMH. Kami melihat alterasi dengan panjang singkapan 8,5 m. Terdapat alterasi argilik berwarna putih, mengandung lempung, pirit, dan sedikit silika. 

Pada titik lokasi terakhir kami menemukan lagi sebuah singkapan alterasi sepanjang 105 m, yang dapat dikelompokkan menjadi dua jenis alterasi, yakni alterasi argilik dan silika. Pada zona alterasi silika dijumpai mineral alunit pipih-pipih membentuk susunan berpola seperti bunga dan dijumpai tekstur vuggy silica,  merupakan indikasi dari epitermal High Sulfidation (HS). Dijumpai juga breksi diatrem, dicirikan oleh adanya tekstur fabric dan fragmen polimik atau memiliki fragmen penyusun lebih dari satu macam  batuan.  Terdapat malakit hasil oksidasi dari mineral tembaga, kemungkinan enargit, dan ada pirit. Singkapan alterasi silika mempunyai  tingkat oksidasi lemah. Di lokasi ini sebelum melakukan kegiatan, mendapat pengarahan aspek K3 oleh petugas dari PT. Antam, Tbk.

Penulis: Nadya Finlandini 
Mahasiswa Teknologi Geologi Angkatan 2021