Pelaksanaan anggaran tahun 2022 pengelola anggaran Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung berhasil meraih penghargaan terbaik peringkat pertama untuk kategori pagu anggaran di bawah 50M dengan meraih nilai IKPA 98,44.
Nilai IKPA 98,44 yang diraih PEP Bandung tersebut masuk kategori sangat baik yakni di atas 95. Untuk menentukan penilaian diukur berdasarkan nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA). Nilai IKPA ini ditetapkan oleh Kementerian Keuangan selaku Bendahara Umum Negara untuk mengukur kualitas kinerja pelaksanaan anggaran belanja Kementerian Negara/Lembaga dari sisi kualitas implementasi perencanaan anggaran, kualitas pelaksanaan anggaran, dan kualitas hasil pelaksanaan anggaran.
Aspek Kualitas Perencanaan Anggaran merupakan penilaian terhadap kesesuaian antara pelaksanaan anggaran dengan yang direncanakan dan ditetapkan dalam DIPA. Aspek Kualitas Pelaksanaan Anggaran merupakan penilaian terhadap kemampuan Satuan kerja dalam merealisasikan anggaran yang ditetapkan dalam DIPA.
Aspek Hasil Pelaksanaan Anggaran merupakan penialaian terhadap kemampuan Satuan kerja dalam pencapaian output sebagaimana ditetapkan dalam DIPA.
Kategori nilai IKPA adalah sebagai berikut:
1. Sangat baik, apabila nilai IKPA ≥ 95;
2. Baik, apabila 89 ≤ nilai IKPA < 95;
3. Cukup, apabila 70 ≤ nilai IKPA < 89; dan
4. Kurang, apabila nilai IKPA < 70.
Dalam rangka meningkatkan pemahaman dalam bidang Pengelolaan Keuangan serta Pengendalian dalam Pelaksanaan Anggaran TA 2023, Biro Keuangan menyelenggarakan Workshop Pengelolaan Keuangan bagi Para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) di Lingkungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral TA 2023, 28 Februari 2023 di Bogor.
Dalam acara workshop tersebut Kepala Biro Keuangan menyampaikan dua materi penting yakni pertama tentang Peran KPA sebagai Supervisi, Konsultasi dan Pengendalian dalam Pelaksanaan Anggaran untuk mewujudkan pengelolaan APBN yang Profesional, terbuka dan bertanggung jawab. Sementara itu materi penting lainnya adalah Strategi KPA dalam mengambil Tindakan dan Keputusan yang mengakibatkan timbulnya Pengeluaran Negara.



