Salah seorang dosen PEP Bandung, yaitu Ir. Oman Abdurahman, M.T mengikuti PIT IAGI (Pertemuan Ilmiah Tahunan Ikatan Ahli Geologi Indonesia) ke-5 di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa-Kamis, 25-27 Oktober 2022. Tema PIT IAGI ke-51 ini adalah "Enhancing Energy Development and Mineral Resources Technologies Towards a Suistanable and Resilient Nation" dengan Pengda IAGI Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menjadi tuan- rumahnya. Ybs dalam acata tersebut mempresentasikan dua makalah.
Selain kedua makalah ilmiah, pada acara tersebut ybs juga diundang sebagai pembicara (invited speaker) pada invited session, Kamis, 27 Oktober 2022, pk 07.30 – 08.30 wita. Tema invited session adalah “Geotourism and Culture Management”. Sedangkan judul presentasi ybs pada sessi tersebut yang merupakan pre-makalah adalah “From Stone Heritage to Geomythology, Exploring the Basics for Geotourism and Culture Management”. Sambutan terhadap presentasi sesi ini sangat positif, dimana salah seorang peserta, penggiat kebencanaan, memberikan tanggapan pada sessi tanya jawab, bahwa BNPB pernah menyerukan agar mitos dan kearifan dari seluruh wilayah Indonesia dipelajari untuk dimanfaatkan dalam mitigasi bencana seperti halnya kisah “Smong” di Semeuleu, Banda Aceh yang terbukti berguna dalam kejadian bencana tsunami Aceh 2004.
Adapun dua makalah ilmiah yang dipresentasikan ybs pada acara tersebut berjudul “Reviewing of Kromong Volcanic Complex, Cirebon Regency and Its Resource as Geological Heritage” dan “Identification and Quantitative Evaluation of World Class Geoheritage Potential for Geotourism and Geopark Development in The Bandung Highland and Its Surrounding Areas”. Makalah yang pertama ia tulis bersama Akhmad Zaennudin, ahli vulkanologi; dan Westia Alifah Surya Pratiwi, mahasiswi Prodi Teknologi Geologi 2021; sedangkan makalah yang kedua ditulisnya bersama Jekson Manurung dan Firda Aulya Nisa, keduanya mahasiswa tingkat akhir dari Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran. Kedua presentasi ini pun cukup mendapat perhatian dan sambutan yang hangat dari para peserta.



