“Kunci menulis berita terletak pada triple A, yaitu akurat, aktual, dan akses. Akurat adalah data yang disampaikan dalam tulisan itu tepat, tidak ada yang keliru. Aktual dalam arti berita yang disajikan semestinya merupakan peristiwa yang baru saja terjadi, bukan kejadian yang basi. Sementara akses mengandung arti akses kepada sumber dan narasumber berita,” demikian dikatakan dosen Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung (PEP-B) Priatna menjelang akhir presentasinya dalam Workshop Penulisan Populer Kebumian yang diselenggarakan via Zoom Meeting, Senin pagi (31/10).
MENGELOLA MAJALAH
Bahan tayangannya sendiri bertajuk “Pengalaman Mengelola Majalah”. Pak Priatna berbagi pengalamannya dalam mengelola majalah Getme (Geologi, Tambang, dan Metalurgi), terbitan PEPB. Majalah yang dapat juga diartikan dalam bahasa Indonesia sebagai “dapatkan aku” ini berisi berita, feature, catatan perjalanan, poster, profil, yang dihasilkan baik oleh mahasiswa maupun dosen PEPB. Bahkan Direktur PEPB Asep Rohman, yang membuka acara workshop tersebut, juga turut menulis dalam Getme terbitan perdana.
Sebelum dipercaya mengelola Majalah Getme di PEPB, Pak Priatna pernah mengelola GEOMAGZ majalah populer Badan Geologi yang pernah meraih peringkat kedua tingkat Nasional kategori Kementerian dan Perguruan Tinggi.
MENULIS PROFIL
Atas presentasi dari narasumber kedua itu, Atep Kurnia, pegiat literasi dari Bandung yang bertindak sebagai narasumber pertama, sangat mengapresiasi terbitnya Getme. Ia mencatat signifikansi Getme. Pertama, dengan lahirnya Getme berarti PEPB berhasil menciptakan iklim yang kondusif bagi terciptanya tradisi menulis di lingkungan dunia pendidikan. Kedua, Getme jadi bukti pemberdayaan mahasiswa dalam bidang kepenulisan. Sehingga hal-hal yang berkaitan dengan menulis, seperti menyusun laporan nampaknya tidak menjadi persoalan yang sukar.Sebelum Pak Priatna memaparkan pengalamannya dalam mengelola majalah populer, Pak Atep menyampaikan materi berjudul “Menulis Profil”. Antara lain ia menuturkan pengalamannya seputar penulisan profil untuk majalah geologi populer Geomagz terbitan Badan Geologi antara tahun 2012-2014. Dilanjutkan dengan bahasannya seputar menulis dalam konteks komunikasi, motif menulis dan struktur umum tulisan, dan langkah-langkah menulis profil. Menurut Atep, profil mengandung arti sketsa biografi kisah hidup seseorang dan deskripsi sebuah organisasi atau lembaga. Orang dan organisasinya biasanya mempunyai nilai yang layak dijadikan profil, yaitu punya dampak luas terhadap masyarakat, aktual, dekat dengan masyarakat, membangkitkan rasa kemanusiaan, dan tenar.
SUASANA WEBINAR
Direktur PEPB Bapak Asep Rohman hadir membuka webinar ini dengan antusias dan menegaskan bahwa kemampuan menulis itu harus dimiliki semua orang, terlebih mahasiswa yang harus menyelesaikan banyak tugas, tambahnya “semoga lahir atep-atep lainnya yang pandai menulis”.
Atas presentasi yang telah disampaikan kedua nasasumber yakni: Atep Kurnia dan Priatna ini banyak membangkitkan rasa penasaran peserta workshop, yang berjumlah 45 orang. Workshop kali ini dihadiri oleh mahasiswa PEPB, mahasiswa Teknik Geologi Unpad, dosen dan pegawai PEPB, serta pegawai Badan Geologi.
Di antara peserta, seperti Dimal, Ratu Fahriyyah, Godwin Latuputty, Helmy Latuputty, bahkan Putri Rindu dan Indira Fitria yang memandu berdua acara ini dengan hangat dan interaktif turut larut bertanya.



