WhatsApp

Hi!

Menciptakan tenaga ahli yang unggul di bidang energi dan pertambangan melalui pendidikan vokasi yang terarah dan aplikatif

Information

Follow Us

Berita & Pembaruan

PEP Bandung Kenalkan Dunia Metalurgi dan Hilirisasi Sumber Daya Alam kepada Siswa SMAN 6 Cimahi melalui Program Metal Discover

06 November 2026

Cimahi, 19 Oktober 2026 – Dosen Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung, Fahny Ardian, S.T., M.T., bersama sejumlah mahasiswa Program Studi Teknologi Metalurgi telah melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMAN 6 Cimahi melalui program bertajuk Metal Discovery: Peningkatan SDM terkait Hilirisasi Sumber Daya Alam dan Net Zero Emission (NZE).

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 siswa kelas XI IPA SMAN 6 Cimahi. Kegiatan diawali dengan pengenalan PEP Bandung sebagai institusi pendidikan vokasi di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang berfokus pada pengembangan kompetensi sumber daya manusia di bidang energi dan sumber daya mineral. Pada sesi ini, siswa diperkenalkan dengan lingkungan pendidikan serta program studi yang ada di PEP Bandung, khususnya Program Studi Teknologi Metalurgi.

Memasuki materi inti, para siswa diajak mengenal lebih dekat dunia metalurgi melalui tema Metal Discovery: Dari Tambang ke Kehidupan Sehari-hari. Materi diawali dengan penjelasan mengenai ilmu metalurgi sebagai bidang yang mempelajari cara memperoleh, mengolah, memurnikan, serta memahami sifat logam agar dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari maupun kebutuhan industri. Para siswa juga diperkenalkan dengan berbagai jenis logam yang banyak dijumpai di sekitar mereka, seperti emas, tembaga, besi, dan aluminium.

Selanjutnya, pembahasan diarahkan pada proses pengolahan mineral melalui metalurgi ekstraktif, yaitu proses pemisahan logam dari bijih atau material yang mengandung logam melalui proses fisika dan kimia. Dalam sesi ini, siswa diperkenalkan dengan tiga metode utama pengolahan logam, yaitu pirometalurgi, hidrometalurgi, dan elektrometalurgi.

Materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai pentingnya hilirisasi sumber daya alam bagi Indonesia. Para siswa diberikan pemahaman mengenai bagaimana bahan mentah hasil pertambangan dapat diolah menjadi produk setengah jadi maupun produk jadi yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Hilirisasi tidak hanya meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral, tetapi juga mendorong pengembangan industri dalam negeri serta membuka peluang kerja di sektor industri.

Selain aspek pengolahan dan peningkatan nilai tambah, kegiatan ini turut membahas hubungan antara aktivitas pertambangan dan kelestarian lingkungan. Para siswa diperkenalkan dengan berbagai tantangan lingkungan akibat kegiatan pertambangan, seperti perubahan bentang alam, risiko pencemaran air, tanah, dan udara, serta gangguan terhadap ekosistem. Sebagai upaya pengelolaan, disampaikan pula pentingnya reklamasi lahan bekas tambang, pengelolaan limbah, dan pemantauan kualitas lingkungan secara berkala.

Melalui program Metal Discovery, PEP Bandung berupaya memperkenalkan bidang metalurgi kepada generasi muda sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya hilirisasi sumber daya alam dan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan wawasan dan ketertarikan siswa terhadap bidang pertambangan dan metalurgi, serta mendorong lahirnya generasi muda yang siap berkontribusi dalam pengembangan industri berbasis sumber daya alam dan mendukung transisi menuju Net Zero Emission (NZE).

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menjadi salah satu bentuk kontribusi PEP Bandung dalam memperluas literasi ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, sekaligus memperkenalkan peran pendidikan vokasi dalam mendukung pembangunan sektor energi dan sumber daya mineral Indonesia.(A)