Mahasiswa Program Studi Teknologi Pertambangan Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung angkatan 2026 menggelar kegiatan praktikum laboratorium Mekanika Tanah. Praktikum ini difokuskan pada pengujian liquid limit (batas cair) untuk menentukan tingkat plastisitas tanah serta analisis ukuran butir halus menggunakan metode hidrometer. Kegiatan ilmiah ini dirancang untuk memperkuat pemahaman teoretis mahasiswa mengenai karakteristik fisik dan mekanis tanah yang menjadi dasar krusial dalam perencanaan geoteknik tambang.
Di bawah bimbingan tim dosen pengampu Dian Eka Aryanti, S.T., M.T. dan Aida Rafrin, M.T., seluruh tahapan praktikum dilaksanakan secara presisi sesuai standar prosedur operasional. Proses pembelajaran berjalan intensif dengan dukungan para fasilitator laboratorium yang mendampingi mahasiswa dalam mengoperasikan alat Casagrande serta mengukur laju sedimentasi partikel tanah secara akurat. Pengawasan ketat diterapkan untuk memastikan keselamatan kerja sekaligus akurasi hasil pengujian parameter mekanika tanah.
Dalam praktikum tersebut, mahasiswa melakukan pengujian liquid limit dengan menghitung jumlah ketukan pada alat Casagrande untuk menentukan kadar air saat tanah bertransisi dari keadaan plastis ke cair. Sementara itu, metode hidrometer diterapkan untuk mengukur laju pengendapan partikel tanah halus yang tersuspensi dalam cairan guna memperoleh kurva distribusi ukuran butir. Data kuantitatif dari kedua pengujian ini dicatat secara sistematis sebagai parameter evaluasi sifat mekanis sampel tanah.
Rangkaian praktikum ini ditutup dengan sesi analisis data dan penyusunan laporan teknis oleh para mahasiswa. Melalui integrasi antara teori di kelas dan pempraktikan langsung di laboratorium, PEP Bandung terus berkomitmen mencetak sumber daya manusia berdaya saing tinggi di bidang teknologi pertambangan. Seluruh mahasiswa angkatan 2026 menyambut positif kegiatan ini sebagai sarana pembentukan kompetensi teknis yang tangguh sebelum terjun ke dunia kerja profesional. (HW)



