Dalam upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri pertambangan, Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung menerima kunjungan PT Zaliwa untuk membahas peluang kerja sama di bidang pengembangan sumber daya manusia. Dalam pertemuan tersebut, PT Zaliwa menyampaikan harapannya agar mahasiswa PEP Bandung dapat mengikuti program magang sekaligus memperoleh kesempatan rekrutmen di perusahaan. PT Zaliwa juga menjelaskan bahwa Pulau Wetar, Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku merupakan kawasan yang strategis dan memiliki potensi mineral yang menjanjikan. Kondisi tersebut mendorong kebutuhan akan tenaga kerja yang kompeten untuk mendukung kegiatan eksplorasi dan pertambangan di wilayah tersebut.
Pada kesempatan itu, jajaran PT Zaliwa menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh PEP Bandung serta menyatakan antusiasmenya terhadap rencana kerja sama yang mencakup program magang dan rekrutmen lulusan. Menanggapi hal tersebut, Direktur PEP Bandung menyampaikan, "PEP Bandung didirikan untuk menghasilkan tenaga kerja yang terampil, kompeten dan siap mendukung kebutuhan industri pertambangan nasional. Kami berkomitmen menyediakan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri serta berharap kerja sama ini dapat memperkuat link and match antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan sektor pertambangan." Direktur PEP Bandung juga menegaskan bahwa para lulusan telah dibekali pengalaman magang industri sehingga memiliki kompetensi dan kesiapan untuk berkontribusi di dunia kerja.
Selain membahas program magang dan rekrutmen, PEP Bandung menawarkan peluang kerja sama dalam penyelenggaraan program beasiswa bagi masyarakat di wilayah lingkar tambang PT Zaliwa sebagai bagian dari upaya pengembangan sumber daya manusia. Direktur PEP Bandung turut mengundang PT Zaliwa untuk menghadiri kegiatan wisuda yang akan diselenggarakan pada 12 Agustus mendatang sebagai kesempatan untuk melihat secara langsung kualitas lulusan terbaik kampus. Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak berharap tercipta keterkaitan (link and match) yang semakin kuat antara kurikulum pendidikan dengan kebutuhan industri pertambangan, sehingga lulusan yang dihasilkan senantiasa relevan dengan perkembangan teknologi, peningkatan kompetensi dan kebutuhan dunia kerja di sektor pertambangan. (DZ)



