Jum’at , 3 Juli 2026 Program Studi Teknologi Geologi Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung melaksanakan Kuliah Lapangan Geologi Teknik di kawasan Citatah sebagai bagian dari pembelajaran mata kuliah Geologi Teknik. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa melalui pengamatan langsung terhadap kondisi geologi di lapangan, meliputi morfologi, geomorfologi, struktur geologi, pelapukan batuan hingga gerakan tanah (longsoran).
Kuliah lapangan dilaksanakan pada tiga stasiun pengamatan yang memberikan pengalaman praktis sesuai materi perkuliahan. Kegiatan ini dibimbing oleh Dr. Asep M. I. Siddiq, S.T., M.T. selaku dosen pengampu mata kuliah Praktikum Geologi Teknik serta didampingi oleh Wawan Hermawan, M.T. dan Murni Sulastri, M.T. sebagai fasilitator selama kegiatan berlangsung. Melalui pendampingan tersebut, mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep geologi teknik, tetapi juga mengasah keterampilan observasi, pengukuran dan pengambilan data lapangan.
Pada stasiun pertama, mahasiswa melakukan pengamatan singkapan batuan dan tanah serta mengidentifikasi tingkat pelapukan batuan. Selain itu, mahasiswa melakukan pengambilan sampel tanah terganggu (disturbed sample) dan sampel tanah tidak terganggu (undisturbed sample). Sampel yang diperoleh selanjutnya akan dianalisis pada praktikum di Laboratorium Mekanika Tanah dan Batuan, Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan (PAGTL).
Pada stasiun kedua, mahasiswa mengamati morfologi yang terbentuk akibat aktivitas struktur geologi. Kegiatan dilanjutkan dengan pengukuran unsur-unsur struktur geologi, seperti sesar dan kekar, untuk mengidentifikasi arah, orientasi serta karakteristik deformasi yang berkembang di daerah penelitian.
Pada stasiun ketiga, mahasiswa melakukan pengamatan terhadap longsoran sebagai salah satu bentuk gerakan massa tanah dan batuan. Pengamatan ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai keterkaitan antara kondisi geologi, proses tektonik dan potensi gerakan tanah.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman lapangan yang memperkuat pemahaman teori sekaligus meningkatkan kompetensi dalam pengamatan dan analisis geologi teknik sebagai bekal menghadapi dunia kerja di bidang kebumian. (FH)



