Bandung - Pada 3 Juli 2026, Program Studi Teknologi Metalurgi Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung baru saja menggelar kuliah umum dengan tema "Pengenalan Proses Pengolahan dan Pemurnian Tembaga di PT Freeport Indonesia". Kuliah umum ini diadakan di Ruang SM Sair, tekMira.
Kuliah umum ini menghadirkan dua orang yang telah berkecimpung di industri yaitu Erika Silva selaku Vice President External Affairs Smelter PT Freeport Indonesia, dan Dadan Ibrahim yang menjabat sebagai Manager Electrorefinery di perusahaan yang sama.
Selama seminar berlangsung, kedua narasumber mengajak mahasiswa "menelusuri" perjalanan panjang bijih tembaga sebelum menjadi logam murni siap pakai. Dimulai dari proses operasi tambang di Site Grasberg, lalu berlanjut ke tahap pemurnian di fasilitas Smelter Manyar, Gresik.
Yang menarik, materi yang dibawakan tidak hanya teori. Para narasumber juga banyak berbagi cerita dari lapangan, mulai dari tantangan yang biasa dihadapi tim operasional hingga bagaimana teknologi pengolahan mineral terus berkembang dari waktu ke waktu. Mahasiswa menjadi memiliki gambaran yang lebih utuh tentang bagaimana teori metalurgi yang dipelajari di kelas benar-benar diimplementasikan di dunia kerja.
Sesi tanya jawab juga berjalan aktif. Diskusi berjalan cukup hidup, dengan mahasiswa antusias melontarkan berbagai pertanyaan seputar penerapan ilmu metalurgi di industri pertambangan dan pengolahan mineral tanah air.
Bagi mahasiswa PEP Bandung, kegiatan semacam ini memiliki nilai lebih dari sekadar menambah wawasan. Mendengar langsung pengalaman praktisi seperti Erika dan Dadan memberi gambaran nyata tentang seperti apa tantangan dan peluang yang menanti di industri pertambangan dan pengolahan mineral. Harapannya, bekal ini bisa mendorong mahasiswa untuk terus mengasah kompetensi sejak dini, sebelum benar-benar terjun ke dunia kerja.



