Kabar membanggakan datang dari alumni dan mahasiswa aktif yang pernah menjadi bagian dari kepemimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah tokoh mahasiswa berhasil menapaki karier di industri pertambangan nasional melalui PT Kalimantan Prima Persada (KPP), perusahaan jasa pertambangan terintegrasi yang tergabung dalam Grup Astra.
Menariknya, terdapat empat Presiden BEM dari periode yang berbeda yang kini memiliki perjalanan karier di perusahaan yang sama. Mereka adalah Nandi Sunandar (Presiden BEM 2021–2022), Muhammad Habibi Fadhlurrahman (Presiden BEM 2022–2023), Muhamad Ismatulloh (Presiden BEM 2023–2024) dan Ahmad Dzakwan Sa'd (Presiden BEM 2024–2025).
Perjalanan keempatnya menunjukkan bahwa pengalaman organisasi dapat menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan dunia profesional, khususnya di industri pertambangan yang menuntut kemampuan kepemimpinan, komunikasi dan kerja sama tim. Meskipun berasal dari lingkungan organisasi yang sama, masing-masing memiliki perjalanan yang berbeda untuk bergabung dengan PT Kalimantan Prima Persada.
Nandi Sunandar dan Muhammad Habibi Fadhlurrahman berhasil bergabung melalui program Fresh Graduate Development Program (FGDP), sebuah program pengembangan yang dirancang untuk mempersiapkan lulusan baru menjadi calon pemimpin masa depan di lingkungan perusahaan.
Sementara itu, Muhamad Ismatulloh memulai perjalanannya melalui program Future Leader Development Program (FLDP) Magang. Selama menjalani program tersebut, Ismatulloh mendapatkan kesempatan untuk mempelajari budaya kerja, proses bisnis serta pengembangan kompetensi yang dibutuhkan di dunia industri. Berkat kinerja dan potensi yang ditunjukkan selama program berlangsung, ia kemudian memperoleh kesempatan untuk melanjutkan karier melalui jalur FGDP.
Di sisi lain, Ahmad Dzakwan Sa'd saat ini menjalani pengembangan melalui program FLDP yang memberikan pengalaman langsung dalam lingkungan kerja pertambangan sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi calon pemimpin lapangan masa depan.
Keberhasilan para alumni dan mahasiswa tersebut menunjukkan bahwa pengalaman berorganisasi tidak hanya memberikan pengalaman selama masa kuliah, tetapi juga membentuk kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri.
Kepemimpinan, kemampuan beradaptasi, komunikasi, problem solving serta kemampuan bekerja dalam tim merupakan nilai-nilai yang terus diasah selama aktif di organisasi kemahasiswaan dan menjadi modal penting saat memasuki dunia kerja.
Kehadiran tiga Presiden BEM dari tiga periode berturut-turut serta mahasiswa aktif yang berkarier di PT Kalimantan Prima Persada menjadi bukti bahwa pengalaman organisasi, prestasi akademik dan kemauan untuk terus belajar merupakan kombinasi yang sangat berharga dalam menghadapi dunia kerja.
Lebih dari itu, mereka bukanlah satu-satunya representasi PEP di PT Kalimantan Prima Persada. Terdapat sejumlah alumni PEP lainnya yang juga telah berkarier dan berkontribusi di berbagai fungsi serta lokasi kerja perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan industri terhadap kualitas lulusan PEP terus meningkat dari waktu ke waktu.
Diharapkan capaian para alumni dan mahasiswa tersebut dapat menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika PEP untuk terus mengembangkan kompetensi, memperluas pengalaman organisasi serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan industri pertambangan yang semakin dinamis dan kompetitif. (LB)



