WhatsApp

Hi!

Menciptakan tenaga ahli yang unggul di bidang energi dan pertambangan melalui pendidikan vokasi yang terarah dan aplikatif

Information

Follow Us

Berita & Pembaruan

Mahasiswa Teknologi Pertambangan PEP Bandung Sukses Gelar Praktikum Peledakan Menggunakan Vibracord FX

12 Juni 2026

Mahasiswa Program Studi Teknologi Pertambangan angkatan 2025 Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung sukses melaksanakan praktikum lapangan mata kuliah Pengeboran dan Peledakan pada Kamis, 12 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung dengan penerapan standar keselamatan kerja (K3) yang ketat ini bertujuan untuk menyelaraskan teori yang telah didapatkan di ruang kelas dengan dinamika penambangan yang sebenarnya di lapangan.

Praktikum kali ini secara khusus berfokus pada pengujian dan penggunaan alat Vibracord FX, sebuah perangkat canggih yang berfungsi untuk mengukur dan merekam getaran tanah (ground vibration) akibat aktivitas peledakan. Mahasiswa diajarkan cara melakukan kalibrasi alat, menempatkan sensor geophone secara presisi di area sekitar titik peledakan hingga mengunduh dan menganalisis data gelombang getaran yang dihasilkan. Penguasaan alat ini sangat krusial guna memastikan bahwa setiap aktivitas peledakan di industri pertambangan nantinya tetap berada di bawah ambang batas aman demi menjaga stabilitas lereng tambang dan infrastruktur sekitar.

Kegiatan krusial ini dibimbing langsung oleh tim dosen pengampu mata kuliah Praktikum Pengeboran dan Peledakan PEP Bandung, yaitu Dian Eka Aryanti, S.T., M.T., Surya Prima, M.T., dan Aida Rafrin, M.T. Kehadiran ketiga dosen penasihat ini memastikan setiap tahapan praktikum berjalan sesuai dengan prosedur operasi standar (SOP) yang berlaku. Para dosen secara bergantian memberikan arahan teknis, mulai dari perhitungan geometri peledakan, penanganan bahan peledak yang aman hingga metode interpretasi grafik getaran yang terekam oleh Vibracord FX.

Pihak program studi menegaskan bahwa pengenalan teknologi pemantauan getaran seperti Vibracord FX merupakan bagian dari komitmen PEP Bandung dalam mencetak lulusan yang siap kerja dan adaptif terhadap teknologi industri modern. Dengan memahami batasan getaran aman, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk mampu merancang peledakan yang efektif untuk membongkar batuan, tetapi juga bertanggung jawab terhadap aspek pengelolaan lingkungan dan keselamatan dampak peledakan bagi masyarakat luas.

Praktikum yang berlangsung hingga sore hari ini berjalan dengan lancar dan aman tanpa ada kendala teknis yang berarti. Seluruh mahasiswa angkatan 2025 tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan dan berhasil mengumpulkan data getaran peledakan yang akurat untuk menyusun laporan akhir. Melalui pengalaman langsung di lapangan ini, kapasitas teknis dan mentalitas keselamatan kerja para calon akademisi pertambangan ini diharapkan dapat tertanam kuat sebelum mereka terjun ke industri praktis. (HW)