Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung secara resmi menggelar seremonial penyerahan Beasiswa Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 pada Kamis, 21 Mei 2026. Bertempat di Ruang 4.6 PPSDM Geominerba, acara ini menjadi bentuk apresiasi nyata bagi 40 mahasiswa yang berhasil lolos seleksi penerimaan. Program beasiswa dari Kementerian ESDM ini merupakan instrumen strategis institusi dalam melahirkan dan mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, unggul serta siap saing di sektor energi dan mineral nasional.
Kegiatan diawali dengan penyampaian laporan mengenai sebaran penerima beasiswa. Tercatat dari total 40 penerima, program ini terdistribusi secara berimbang pada dua angkatan aktif utama, yaitu Angkatan 2024 dengan 22 penerima (15,28% dari total mahasiswa angkatan) dan Angkatan 2023 dengan 18 penerima (13,95% dari total mahasiswa angkatan). Sementara itu, sebaran di tiga disiplin ilmu utama juga berjalan proporsional, di mana Program Studi Teknologi Geologi mencatatkan 14 penerima (8,53%), diikuti oleh Teknologi Pertambangan dengan 13 penerima (8,72%) dan Teknologi Metalurgi dengan 13 penerima (8,22%).
Mengingat besarnya manfaat finansial dan akademik yang dirasakan, Manajemen PEP Bandung mengumumkan rencana strategis untuk meningkatkan kuota penerima Beasiswa ESDM menjadi 50 mahasiswa pada periode mendatang. Langkah ini diambil demi memperluas akses bantuan pendidikan bagi mahasiswa berprestasi sekaligus mereka yang membutuhkan dukungan materiil dalam menunjang keberlangsungan studinya.
Sebagai puncak acara, Direktur PEP Bandung menyerahkan sertifikat beasiswa secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa penerima, Ariq Badar Rizkidyansyah. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng bersama sebagai wujud rasa syukur atas kelancaran program serta prestasi membanggakan yang telah diukir oleh para mahasiswa. Rangkaian seremonial ini ditutup dengan hangat melalui sesi ramah tamah dan penampilan hiburan kreatif yang dipersembahkan langsung oleh mahasiswa PEP Bandung. (MK)



