Mahasiswa Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung Program Studi Geologi melaksanakan kegiatan Praktikum Hidrogeologi di Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan pada 20 Mei 2026 sebagai bagian dari pembelajaran lapangan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep hidrogeologi, khususnya dalam pelaksanaan pumping test. Kegiatan ini didampingi oleh dosen dan fasilitator, yaitu Roni Marudut Situmorang, M.Eng., Munib Ikhwatun Iman, S.T., M.T. serta Dr. Ir. A. D. Wirakusumah, Dipl.Seis.
Setibanya di lokasi, seluruh peserta diarahkan menuju Gedung Lasut VI untuk mengikuti sesi pembekalan mengenai alat, metode dan tahapan pengujian yang digunakan dalam pelaksanaan pumping test.
Pada sesi tersebut, pemateri sekaligus fasilitator, Munib Ikhwatun Iman, S.T., M.T. menjelaskan penggunaan alat ukur muka air tanah berupa water level meter. Alat ini digunakan untuk mengukur kedalaman muka air tanah. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai prinsip pelaksanaan pumping test yang digunakan untuk mengetahui karakteristik akuifer, seperti kemampuan akuifer dalam menyimpan dan mengalirkan air tanah melalui analisis beberapa parameter hidrogeologi, antara lain transmisivitas (transmissivity), konduktivitas hidrolik (hydraulic conductivity), koefisien penyimpanan (storage coefficient) serta respons muka air tanah terhadap proses pemompaan.
Setelah sesi pembekalan selesai, peserta diarahkan menuju area pengujian di sekitar lokasi parkir untuk melaksanakan praktik lapangan. Dalam pelaksanaannya, peserta dibagi ke dalam 20 kelompok yang terdiri atas mahasiswa kelas reguler dan kelas Pengamat Gunung Api (PGA). Pada kegiatan praktik ini, mahasiswa melaksanakan pumping test melalui dua tahapan pengujian, yaitu drawdown test dan recovery test. Hal tersebut dilakukan untuk mengamati respons akuifer terhadap proses pemompaan dan proses pemulihan muka air tanah menuju kondisi awal.
Melalui kegiatan praktikum ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami keterkaitan antara teori yang diperoleh di kelas dengan penerapannya di lapangan, khususnya dalam pelaksanaan pumping test dan analisis karakteristik akuifer. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk komitmen PEP Bandung dalam mendukung proses pembelajaran berbasis praktik guna menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik dan keterampilan teknis yang sesuai dengan kebutuhan industri dan dunia profesional. (FH)



