Himpunan Mahasiswa Teknologi Geologi “ANTEDILUVIUM” Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung sukses menyelenggarakan Seminar Nasional GYPSSUM 2026 di Museum Geologi Bandung dengan tema “Hilirisasi Sumber Daya Mineral dan Batubara Menuju Ekonomi Kreatif dan Inovasi Bisnis Berkelanjutan di Indonesia.” Seminar ini menghadirkan dua narasumber yang berpengalaman di bidang geologi dan sumber daya mineral, yaitu Dr. Asep Bahtiar Purnama, S.T., M.T. dan Dr.rer.nat. Emowo, S.T., M.T. yang membagikan wawasan terkait pengembangan industri mineral berkelanjutan di Indonesia pada 9 Mei 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa, dosen Program Studi Teknologi Geologi PEP Bandung, perwakilan organisasi mahasiswa serta delegasi PERHIMAGI Jabagbar. Seminar diawali dengan registrasi peserta, pembukaan acara, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan penampilan Tari Dayak dari mahasiswa Teknologi Geologi yang menambah semarak suasana.
Sambutan disampaikan oleh Ketua Pelaksana Rangga Aura Ramadhan, perwakilan HMTG, Kaprodi Teknologi Geologi Dr. Ir. Adang Saputra, S.Si., S.T., M.Si. dan Kepala Museum Geologi Bandung, R. Isnu Hajar Sulistyawan, S.T., M.T. Dalam sambutannya, pihak museum memberikan apresiasi atas terselenggaranya seminar sebagai wadah pengembangan wawasan mahasiswa di bidang geologi dan sumber daya mineral.
Pada sesi seminar, Dr. Asep Bahtiar Purnama, S.T., M.T. memaparkan pentingnya hilirisasi sumber daya mineral dan batubara untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia. Sementara itu, Dr.rer.nat. Emowo, S.T., M.T. membahas inovasi pengembangan industri berbasis sumber daya mineral dan peluang pemanfaatan potensi geologi Indonesia untuk mendukung ekonomi kreatif dan bisnis berkelanjutan. Antusiasme peserta terlihat pada sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung aktif dan interaktif. Acara kemudian ditutup dengan pemberian plakat kepada narasumber, permainan Kahoot serta dokumentasi bersama.
Melalui Seminar Nasional GYPSSUM 2026 ini, diharapkan kegiatan seminar tidak hanya menjadi sarana penambahan wawasan akademik bagi mahasiswa, tetapi juga mampu membuka ruang diskusi dan kolaborasi antara mahasiswa, dosen, organisasi mahasiswa serta praktisi di bidang geologi dan pertambangan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya pengelolaan sumber daya mineral yang inovatif, bernilai tambah dan berkelanjutan di tengah tantangan perkembangan industri modern.
Selain itu, seminar ini juga menjadi bentuk komitmen Himpunan Mahasiswa Teknologi Geologi “ANTEDILUVIUM” dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa melalui kegiatan ilmiah yang edukatif dan inspiratif. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Teknologi Geologi PEP Bandung semakin termotivasi untuk terus mengembangkan pengetahuan, keterampilan serta kontribusi nyata dalam mendukung kemajuan sektor geologi dan sumber daya mineral Indonesia di masa mendatang. (FH)



