Winona Janitra, mahasiswa Program Studi Teknologi Pertambangan Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung bersama dosen pembimbing Dian Eka Aryanti dan Suparno, melakukan penelitian terkait fragmentasi batuan akibat peledakan di tambang emas PT Bumi Suksesindo, Banyuwangi Jawa Timur. Penelitian ini merupakan bagian dari kegiatan praktik kerja industri yang dilaksanakan langsung di area tambang perusahaan tersebut.
Penelitian yang berjudul “Kajian Fragmentasi Peledakan Menggunakan Metode Kuz-Ram dan Validasi Lapangan di Tambang Emas PT Bumi Suksesindo Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur” ini bertujuan mengevaluasi kualitas hasil peledakan dengan membandingkan metode perhitungan teoritis dan hasil aktual di lapangan. Data dikumpulkan melalui pengukuran geometri peledakan, dokumentasi dan serta analisis citra menggunakan perangkat lunak Split Desktop.
Hasil penelitian menunjukkan adanya deviasi antara geometri peledakan aktual dan rencana dengan nilai rata-rata burden sebesar 6,23%, spacing 5,34% dan kedalaman lubang 3,91%. Sementara itu, hasil perhitungan metode Kuz-Ram memperkirakan ukuran rata-rata fragmentasi batuan berada pada rentang 141 mm hingga 222 mm. Dari seluruh lokasi penelitian, hanya satu lokasi yang sepenuhnya memenuhi spesifikasi fragmentasi perusahaan, yakni PAC270.0_28 dengan hasil 100% lolos ayakan 500 mm.
Menurut Winona Janitra, metode Kuz-Ram terbukti relevan sebagai alat perencanaan meskipun bersifat teoritis karena hasilnya telah divalidasi dengan data lapangan. Penelitian ini juga merekomendasikan perancangan ulang geometri peledakan menggunakan metode R.L Ash agar fragmentasi lebih seragam dan efisien. Hasil kajian tersebut diharapkan dapat membantu perusahaan meningkatkan efisiensi proses penambangan sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu di dunia kerja nyata. (HW)



