Rangkaian kegiatan ekskursi mahasiswa Program Studi Teknologi Metalurgi Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung ditutup dengan kunjungan ke Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta, Kamis 22 Januari 2026 lalu. Kunjungan ini difokuskan pada penguatan jejaring akademik dan pertukaran pengetahuan mengenai fasilitas laboratorium serta kurikulum antara PEP Bandung dan salah satu jurusan pertambangan tertua di Indonesia.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Rochsyid Anggara, perwakilan program studi Teknik Pertambangan UPN Veteran Yogyakarta serta Rudiyansah, Ketua Program Studi Teknologi Metalurgi PEP Bandung. Selanjutnya, mahasiswa mengikuti pemaparan materi oleh Heru Suharyadi, dosen Teknik Pertambangan UPN Veteran Yogyakarta yang membahas keterkaitan antara disiplin Pertambangan sebagai proses hulu dengan Metalurgi sebagai tahapan pengolahan hilir.
Sebagai bagian dari kegiatan akademik, mahasiswa diajak mengunjungi laboratorium pengolahan bahan galian untuk melihat langsung peralatan peremukan (crushing), penggilingan (grinding) serta pemisahan fisik seperti magnetic separator dan shaking table yang relevan dengan mata kuliah yang dipelajari.
Selain kegiatan akademik, rangkaian kunjungan juga diisi dengan studi banding organisasi kemahasiswaan melalui pertemuan dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan (HMTA) UPN Veteran Yogyakarta. Diskusi membahas manajemen organisasi, penguatan soft skills, kepemimpinan dan etika profesi bagi calon tenaga kerja di sektor pertambangan dan metalurgi.
Melalui kunjungan penutup ini, mahasiswa memperoleh pemahaman bahwa proses metalurgi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari siklus pertambangan, sekaligus memperluas jejaring akademik dan organisasi antar mahasiswa lintas institusi. (A)



