Sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman lapangan, mahasiswa Program Studi Teknologi Geologi melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Industri (Prakerin) di perusahaan pertambangan. Salah satunya adalah Nabiila Fauziyah Hardian, mahasiswi angkatan 2023 yang melaksanakan Prakerin di PT Dizamatra Powerindo berlokasi di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.
PT Dizamatra Powerindo merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara dengan ruang lingkup kegiatan mulai dari eksplorasi hingga produksi. Selama pelaksanaan Prakerin, Nabiila ditempatkan di Departemen Technical Service. Pada bulan pertama, kegiatan Prakerin dilaksanakan di Head Office (HO) Jakarta sebelum dilanjutkan ke Mining Site di Lahat.
Selama berada di Head Office, Nabiila memperoleh pemahaman mengenai peran dan tugas seorang geologist di lingkungan perkantoran, khususnya dalam proses rekapitulasi serta pengolahan data hasil pengeboran eksplorasi. Selain itu, mahasiswa juga mempelajari pembuatan lintasan pemetaan yang digunakan dalam kegiatan pemetaan sungai sebagai bagian dari tahapan eksplorasi.
Memasuki tahap kegiatan di area penambangan, Nabiila terlibat langsung dalam berbagai aktivitas eksplorasi yang dilakukan perusahaan, meliputi kegiatan pemetaan, pengeboran eksplorasi hingga pengolahan data hasil pengeboran. Tidak hanya pada kegiatan eksplorasi, mahasiswa juga berpartisipasi dalam kegiatan produksi, terutama pada proses pengendalian kualitas (Quality Control) batubara.
Pada kegiatan Quality Control, Nabiila terlibat dalam pengendalian kualitas batubara sejak dari area PIT melalui kegiatan channel sampling hingga pengawasan kualitas di area Run of Mine (ROM). Kegiatan tersebut meliputi pemeriksaan suhu batubara secara berkelanjutan, pemahaman manajemen ROM serta pengambilan impurities secara manual sebelum proses pengapalan batubara.
Secara keseluruhan, pelaksanaan Praktik Kerja Industri di PT Dizamatra Powerindo memberikan pengalaman dan pembelajaran yang sangat berharga bagi mahasiswa. Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan eksplorasi dan produksi, baik di Head Office maupun di Mining Site, Nabiila memperoleh pemahaman bahwa seluruh proses kerja di industri pertambangan saling berkesinambungan dan tidak dapat dipisahkan. Kegiatan ini juga memperdalam pemahaman mahasiswa terhadap penerapan ilmu geologi di industri pertambangan batubara serta menjadi bekal awal dalam mengenal dunia kerja secara profesional. (FH)



