Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung terus memperkuat sarana dan prasarana pendidikan. Laboratorium Mikroskopis Mineral menjadi fasilitas penunjang utama kegiatan akademik, khususnya bagi Program Studi Teknologi Geologi dan dapat dimanfaatkan oleh seluruh program studi yang relevan.
Laboratorium Mikroskopis Mineral digunakan secara intensif dalam berbagai mata kuliah, di antaranya Mineralogi, Petrologi dan Petrografi, Geologi Bijih Primer, Geologi Bijih Sekunder, Mineral Ekonomi Bukan Logam dan Batuan, Karakterisasi Mineral serta mata kuliah pendukung lainnya. Keberadaan laboratorium ini memungkinkan mahasiswa untuk memahami karakteristik mineral dan batuan secara lebih mendalam melalui pengamatan langsung berbasis mikroskopis.
Fasilitas yang tersedia di laboratorium ini tergolong lengkap, dengan total 12 unit mikroskop yang terdiri atas 6 mikroskop stereo binokuler, 5 mikroskop polarisasi dan 1 mikroskop batubara. Mikroskop polarisasi digunakan untuk pengamatan sayatan tipis dan sampel poles batuan maupun mineral yang sangat penting dalam analisis petrografi dan mineralogi. Sementara itu, mikroskop stereo binokuler dimanfaatkan untuk analisis mineral butiran, pengamatan fosil dan identifikasi material geologi secara detail. Adapun mikroskop batubara digunakan khusus untuk analisis maseral batubara dalam kegiatan praktikum dan penelitian terkait sumber daya energi.
Menariknya, setiap mikroskop di Laboratorium Mikroskopis Mineral di PEP Bandung ini dilengkapi kamera dan telah terhubung dengan perangkat komputer (PC). Dengan sistem ini, kenampakan objek yang diamati melalui mikroskop dapat ditampilkan secara jelas pada layar monitor sehingga memudahkan proses pembelajaran, diskusi dan demonstrasi di dalam kelas. Selain itu, sistem antar PC dan mikroskop tersebut juga dapat saling terhubung, memungkinkan pengamatan yang sama dapat dilihat secara bersamaan oleh dosen dan mahasiswa, serta meningkatkan efektivitas pembelajaran kolaboratif.
Selain mendukung kegiatan praktikum mahasiswa, Laboratorium Mikroskopis Mineral juga dimanfaatkan untuk pelaksanaan tugas akhir serta berbagai kegiatan penelitian dosen dan mahasiswa. Dengan fasilitas ini, PEP Bandung berharap dapat meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis praktik dan riset, sekaligus menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan di bidang geologi dan pertambangan. Keberadaan laboratorium ini menjadi salah satu wujud komitmen PEP Bandung dalam menyediakan lingkungan akademik yang unggul dan berorientasi pada penguasaan keterampilan teknis serta pengembangan ilmu pengetahuan. (FH)



