Menjelang penghujung tahun 2025, Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung menyelenggarakan acara "Temu Wicara Alumni" secara daring melalui platform Zoom. Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan institusi, dosen, tenaga kependidikan dan para alumni dari angkatan 2019 hingga 2022 dengan berbagi pengalaman profesional dan memberikan masukan bagi pengembangan kampus. Dalam sambutannya, Direktur PEP Bandung Ibu Imelda, menegaskan bahwa alumni merupakan human capital atau modal utama bagi kemajuan institusi, di mana keberhasilan mereka di industri menjadi tolok ukur keberhasilan misi kampus dalam mencetak pemimpin masa depan di sektor energi dan pertambangan.
Sesi sharing session menjadi sorotan utama, menghadirkan keberagaman serapan lulusan PEP Bandung di berbagai sektor industri strategis. Beberapa alumni yang berbagi kisah suksesnya antara lain Rizki Hidayatullah (Angkatan 2019) yang saat ini berkarir di PT Bukit Asam Tbk di Tanjung Enim dan Ratu Syifa Alamanda (Angkatan 2019) yang meniti karir di industri nikel di Halmahera Timur. Selain itu, terdapat Abraham Rami yang bertugas di PT Sebuku Iron Lateritic Ores (SILO) dan Bastanta Peranginangin dan Zulio Brema yang bekerja sebagai dispatcher di PT Satria Antaran Sejati (SIS). Lulusan PEP Bandung juga tersebar di PT Kalimantan Prima Persada (KPP) seperti Nandi Sunandar dan Muhammad Habibi hingga merambah ke instansi pemerintah seperti Rayhan Naufal yang bertugas di Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba).
Tidak hanya di dalam negeri, profil lulusan PEP Bandung juga mulai merambah pasar internasional, salah satunya adalah Maulana yang tengah bersiap untuk bertolak ke Jepang guna bekerja di bidang pemboran panas bumi (geothermal drilling). Dalam diskusi tersebut, para alumni memberikan masukan penting terkait pembaruan kurikulum, seperti penguatan aspek keselamatan kerja (K3), pemahaman regulasi pertambangan hingga peningkatan kemampuan problem solving dan personal branding melalui platform profesional. Ilham Nur Hakim yang saat ini berada di perusahaan multinasional India bagian marketing operation, menekankan pentingnya manajemen profil digital untuk menarik minat rekrutmen global.
Menanggapi masukan tersebut, manajemen PEP Bandung berkomitmen untuk menjadikan pertemuan ini sebagai agenda rutin guna memperbarui data tracer study dan survei pengguna lulusan yang sangat krusial bagi reakreditasi institusi pada tahun 2026. Institusi juga berencana memperkuat rubrik "Update Alumni" di situs resmi kampus untuk mempublikasikan kisah inspiratif para lulusan. Penutupan acara diwarnai dengan pesan dari Wakil Direktur 3, Pak Tedi Yunanto, yang mengajak seluruh alumni untuk terus menjaga solidaritas dan saling membantu dalam membuka peluang kerja bagi sesama lulusan di tempat mereka berkarya. (MK)



