WhatsApp

Hi!

Menciptakan tenaga ahli yang unggul di bidang energi dan pertambangan melalui pendidikan vokasi yang terarah dan aplikatif

Information

Follow Us

Berita & Pembaruan

Perkuat Keahlian Baterai dan BESS, Tiga Dosen PEP Bandung Ikuti ToT Battery Technology oleh RESD–NBRI

24 Desember 2025

Renewable Energy Skills Development (RESD) bekerja sama dengan National Battery Research Institute (NBRI) telah menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers (ToT) Battery Technology pada 8–12 Desember 2025 di Gunung Sindur, Bogor sebagai upaya peningkatan kompetensi dosen, instruktur dan tenaga pendidik dalam menguasai teknologi baterai modern. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mulai dari sel baterai, perakitan battery pack, sistem Battery Management System (BMS) hingga penerapannya pada sistem penyimpanan energi atau Battery Energy Storage System (BESS) yang saat ini menjadi komponen penting dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia.

Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini dengan mengirimkan tiga orang perwakilan dosen, yaitu Dadan Wildan, Rudiyansah dan Azarine Atha Pandani. Kehadiran ketiga dosen tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas institusi dalam pengembangan pembelajaran, penelitian serta penguatan kompetensi di bidang teknologi baterai dan energi berkelanjutan.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan penguatan materi fundamental teknologi baterai lithium. Pembahasan meliputi jenis baterai seperti LFP dan NMC, prinsip kerja serta parameter performa seperti tegangan, kapasitas, arus pengisian–pengosongan, life cycle hingga pentingnya proses cell grading dan pengukuran DC Internal Resistance (DCIR). Selain materi teori, peserta juga mengikuti praktik pengujian sel baterai, pembongkaran baterai, pengukuran dimensi anoda–katoda–separator serta karakterisasi material katoda menggunakan XRD.

Memasuki hari kedua, fokus pembelajaran beralih pada penyusunan battery pack dan sistem BMS. Peserta mempelajari konsep penyusunan sel secara seri dan paralel, desain modul dan pack serta fungsi vital BMS dalam menjaga keselamatan, pemantauan performa, dan penghitungan State of Charge (SoC) serta State of Health (SoH). Pada sesi ini, peserta juga melakukan praktik perakitan battery pack lengkap dengan instalasi BMS dan instrumen pengukuran pendukung.

Pada hari ketiga, materi diarahkan pada penerapan langsung teknologi baterai dalam sistem energi nasional, khususnya integrasinya dengan energi terbarukan. Peserta mempelajari peran BESS untuk mendukung stabilitas jaringan listrik, pemanfaatannya pada sektor rumah tangga dan industri serta relevansinya dalam penguatan bauran energi nasional. Selain itu, dibahas pula kebijakan energi Indonesia serta studi kasus implementasi BESS di berbagai sektor, termasuk rencana penerapannya di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Sementara itu, hari keempat diisi dengan kunjungan industri ke PT International Chemical Industry (ABC Lithium Battery) dan PT Anggatha Surya Energy (Rakkipanda) di Tangerang, Banten. Melalui kunjungan ini, peserta mendapatkan gambaran langsung mengenai proses produksi sel dan battery pack lithium-ion, penerapan standar keselamatan, sistem quality control serta tantangan pengembangan industri baterai dalam negeri.

Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan para peserta tidak hanya memahami aspek teknis, tetapi juga memiliki perspektif strategis mengenai perkembangan teknologi baterai dan potensi besar industri penyimpanan energi di Indonesia. Kegiatan ToT ini sekaligus menjadi langkah penting dalam mendukung percepatan transformasi energi nasional menuju sistem energi yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan. (A)