Mahasiswa Program Studi Teknologi Geologi Angkatan 2024 melaksanakan kegiatan kuliah lapangan untuk mata kuliah Praktikum Geologi Bijih Sekunder di Pantai Cemara, Kabupaten Cianjur. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pengamatan langsung serta pengambilan sampel pasir besi sebagai penerapan teori terkait proses pembentukan mineral bijih sekunder di lingkungan pesisir.
Daerah Pantai Cemara diketahui memiliki endapan pasir besi yang terbentuk akibat proses geologi jangka panjang. Material vulkanik dari gunungapi di Jawa Barat bagian selatan mengalami pelapukan dan erosi, kemudian terbawa oleh aliran sungai menuju pantai. Mineral-mineral berat seperti magnetit, ilmenit dan hematit memiliki densitas lebih tinggi sehingga terkonsentrasi oleh proses gelombang, arus pantai dan aktivitas longshore current, membentuk endapan placer di sepanjang pesisir. Kondisi dinamika pantai ini menjadi salah satu faktor utama tingginya kandungan pasir besi di wilayah tersebut.
Selama kegiatan, mahasiswa mempelajari karakteristik pasir besi secara langsung mencakup tekstur, komposisi, persebaran, proses pelapukan dan transportasi hingga potensi ekonominya. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan hand auger untuk memperoleh material pada kedalaman tertentu sebagai data pendukung analisis lanjutan. Sampel yang telah dikumpulkan selanjutnya akan melalui proses preparasi dan dianalisis lebih lanjut di laboratorium untuk mengetahui sifat fisik, kandungan mineral serta parameter geologi lainnya.
Mahasiswa mendapat pendampingan dari dosen pembimbing, yaitu Ir. Fiati Nurmaya, S.T., M.T., Tatik Handayani, S.T., M.T., Ir. Sabtanto Joko Suprapto, M.T. dan Dr. Ernowo, S.T., M.T. Selain itu, beberapa kakak tingkat dari Teknologi Geologi 2023 turut hadir sebagai pendamping lapangan dan memberikan arahan teknis terkait prosedur sampling.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memperkuat kemampuan observasi geologi lapangan, memahami proses pembentukan endapan bijih sekunder serta mengintegrasikan pengetahuan teoritis dengan kondisi geologi nyata. Kegiatan ditutup dengan sesi briefing, dokumentasi dan evaluasi oleh para dosen pembimbing. (FH)



