WhatsApp

Hi!

Menciptakan tenaga ahli yang unggul di bidang energi dan pertambangan melalui pendidikan vokasi yang terarah dan aplikatif

Information

Follow Us

Berita & Pembaruan

Prodi Teknologi Pertambangan PEP Bandung Gelar Pembekalan untuk Mahasiswa Baru

01 Desember 2025

Program Studi Teknologi Pertambangan Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung menyelenggarakan kegiatan pembekalan bagi mahasiswa baru angkatan 2025. Acara ini menghadirkan narasumber Dandi Birdy, S.Psi., konselor dari Dandiah HR Consultant yang memberikan materi mengenai manajemen stres serta strategi penguatan mental bagi mahasiswa baru.

Kegiatan yang berlangsung pada hari Kamis, 27 November 2025 ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman dan keterampilan untuk menghadapi berbagai tantangan menghadapi perkuliahan. Dalam pemaparannya, Dandi Birdy menjelaskan bahwa stres pada mahasiswa merupakan kondisi tekanan mental maupun fisik yang muncul akibat tuntutan akademik, lingkungan perkuliahan maupun masalah pribadi. Ia menegaskan bahwa stres pada kadar tertentu bersifat normal dan dapat menjadi motivasi, namun jika berlebihan dapat mengganggu fokus, kesehatan serta menurunkan prestasi belajar.

Narasumber memaparkan berbagai faktor penyebab stres yang umum dialami mahasiswa, mulai dari tugas akademik yang menumpuk, manajemen waktu yang kurang baik, tekanan ekonomi, dinamika lingkungan sosial hingga permasalahan pribadi dan gaya hidup yang tidak sehat. Menurutnya, aspek-aspek tersebut saling berkaitan dan dapat memperburuk kondisi mental jika tidak dikelola dengan baik.

Dalam sesi selanjutnya, peserta diberikan pemahaman mengenai dampak stres terhadap kehidupan akademik maupun keseharian mahasiswa. Stres berkepanjangan dapat menyebabkan penurunan fokus, kelelahan, gangguan tidur, mudah emosi hingga risiko burnout dan gangguan kecemasan. Dandi menyampaikan bahwa memahami bahaya stres sangat penting agar mahasiswa lebih sadar untuk menjaga kesehatan mentalnya selama menjalani perkuliahan.

Selain pemaparan mengenai penyebab dan dampak stres, kegiatan ini juga fokus memberikan strategi praktis untuk membantu mahasiswa mengelola stres secara efektif. Dandi mengajarkan teknik manajemen waktu, pentingnya tidur cukup, olahraga ringan, menjaga pola makan hingga latihan manajemen pikiran seperti menulis jurnal, meditasi dan mendengarkan musik. Ia juga menekankan pentingnya membangun kebiasaan mengerjakan tugas secara bertahap, mengurangi tekanan terhadap diri sendiri serta keberanian untuk bercerita kepada orang yang dipercaya saat menghadapi beban mental.

Di akhir sesi, narasumber mengajak mahasiswa untuk lebih bijak dalam mengatur aktivitas kampus agar tidak terlalu padat dan mempertimbangkan layanan profesional seperti psikolog atau dosen Pembimbing Akademik jika mengalami stres berat. Pesan yang ditekankan adalah bahwa meminta bantuan bukanlah tanda kelemahan, tetapi langkah tepat untuk menjaga keseimbangan diri.

Kegiatan pembekalan ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan mahasiswa Teknologi Pertambangan PEP Bandung angkatan 2025 dalam menjalani masa studi, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental sebagai bagian dari keberhasilan akademik dan masa depan profesional mereka. (HW)