WhatsApp

Hi!

Menciptakan tenaga ahli yang unggul di bidang energi dan pertambangan melalui pendidikan vokasi yang terarah dan aplikatif

Information

Follow Us

Berita & Pembaruan

GFA-RESD Gelar ToT Basic Solar PV untuk Perkuat SDM Vokasi di Bidang Energi Terbarukan

28 November 2025

GFA-RESD sukses menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers (ToT) Basic Solar PV di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi dan Pelatihan (BBPPMPV) BMTI Cimahi pada tanggal 10-21 November 2025. Pelatihan yang berlangsung selama 12 hari ini menjadi bagian dari upaya mendukung percepatan implementasi energi hijau serta pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Indonesia.

Kegiatan diikuti oleh dosen dari delapan politeknik vokasi di tanah air, yakni Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung, Politeknik Manufaktur Bandung, Politeknik Sriwijaya, Politeknik Negeri Samarinda, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Politeknik Energi dan Mineral Akamigas, Politeknik Negeri Bali dan Politeknik Negeri Jember.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan pendalaman materi melalui tiga fokus utama pembelajaran.

Pertama, peserta dikenalkan pada prinsip dasar sistem PLTS mulai dari karakteristik panel surya, konfigurasi sistem, standar keselamatan hingga praktik langsung perakitan sistem PV skala kecil. Selain teori, peserta juga mendapat kesempatan melakukan praktik lapangan agar mampu memahami proses desain hingga instalasi.

Kedua, peserta mempelajari penggunaan perangkat lunak PVSyst untuk perancangan dan simulasi sistem PLTS. Dengan software ini, peserta dapat melakukan input data lokasi, analisis performa energi, evaluasi shading hingga perhitungan yield sistem. Kompetensi ini dinilai penting untuk mendukung perancangan sistem PV yang lebih profesional dan berbasis data.

Ketiga, pelatihan juga mencakup kunjungan lapangan ke PLTS Terapung Cirata, salah satu instalasi energi surya terapung terbesar di Asia Tenggara. Pada kunjungan tersebut, peserta mendapatkan wawasan mengenai pengelolaan dan operasional PLTS skala besar, termasuk sistem kelistrikan, mooring hingga manajemen energi di jaringan.

Salah satu kampus yang turut berpartisipasi aktif adalah Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung yang mengirimkan tiga dosen, yakni Dr. Denny Lumban Raja, S.Kom., M.T., Rahadian Nopriantoko, S.Si., M.Si. dan Zulfikar Aji Kusworo, S.T., M.Eng. Keterlibatan PEP Bandung diharapkan mampu mendorong peningkatan kapasitas pengajaran, pengembangan laboratorium, serta riset terapan di bidang energi terbarukan.

Program ToT ini sekaligus menjadi ruang kolaborasi antar-politeknik vokasi dalam memperkuat kompetensi tenaga pendidik menuju implementasi teknologi hijau yang lebih luas. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, peserta diharapkan dapat menerapkan hasil pelatihan dalam proses pembelajaran, riset, maupun pengabdian masyarakat, sehingga kontribusi pendidikan vokasi terhadap target Net Zero Emission di Indonesia semakin nyata dan berkelanjutan. (ZA)