Prestasi kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi Teknologi Metalurgi Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung. Karya ilmiah berjudul “Increasing Percent Recovery of Gold (Au) from Low Grade Sulfide Ore by Leaching and Flotation Methods in Tailings Pass 3 of Knelson Concentrator” berhasil terpilih untuk dipresentasikan dalam Call for Abstracts The 6th International Seminar on Metallurgy and Materials (ISMM 2025).
Seminar internasional yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini mengangkat tema “The Green Technology Innovation in Materials, Metallurgy and Energy for a Sustainable Future” dan berlangsung pada 5 November 2025 di BRIN KST BJ Habibie, Tangerang Selatan, Banten. Ajang ini menjadi forum ilmiah yang mempertemukan peneliti, akademisi dan praktisi dari berbagai negara untuk membahas inovasi teknologi yang mendukung masa depan industri yang berkelanjutan.
Tim peneliti dari PEP Bandung terdiri atas Amanda Esa Yonami Putri, Fahny Ardian, Rudiyansah, Azarine Atha Pandani, Cardia Maharani Yohana Siburian dan Chrisanta Beatrix Cherystha Natet.
Penelitian ini mengevaluasi peningkatan persen perolehan emas dari bijih sulfida berkadar rendah melalui penerapan metode pelindian dan flotasi pada tailing tahap ketiga dari Knelson Concentrator. Studi tersebut memberikan perspektif baru terkait optimasi proses ekstraksi mineral bernilai tinggi sekaligus mendukung implementasi teknologi pengolahan yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Sebagai perwakilan tim, Chrisanta Beatrix Cherystha Natet tampil mempresentasikan penelitian tersebut menggunakan bahasa Inggris di hadapan para partisipan seminar internasional. Presentasi ini mendapat perhatian atas pendekatan analitis dan relevansinya terhadap tantangan pengolahan mineral di era transisi menuju industri hijau.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa PEP Bandung untuk terus aktif mengembangkan penelitian berkualitas serta berpartisipasi dalam forum ilmiah tingkat nasional maupun internasional. (FA)



