Bandung, 2 Oktober 2025 – Mahasiswa Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung angkatan 2025 kembali melaksanakan kegiatan Bintalsikdis (Pembinaan Mental, Fisik, dan Disiplin) pada hari ini. Materi yang diberikan berfokus pada teknik evakuasi korban pingsan atau tidak sadarkan diri, yang menjadi salah satu keterampilan penting dalam penanganan keadaan darurat.
Dalam simulasi, peserta diperkenalkan pada prinsip dasar penanganan awal yang dikenal dengan konsep 3A, yakni aman pasien, aman penolong, dan aman lingkungan. Setelah memastikan ketiga aspek tersebut, mahasiswa dilatih untuk melakukan pemeriksaan respon pasien sebelum menindaklanjuti langkah evakuasi.
Kegiatan ini mencakup dua jenis teknik evakuasi, yaitu evakuasi dengan satu penolong dan evakuasi dengan dua penolong. Pada evakuasi satu penolong, mahasiswa dilatih untuk memindahkan korban secara efektif dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan. Sedangkan pada evakuasi dua penolong, koordinasi dan kekompakan menjadi kunci utama agar proses evakuasi berjalan lancar dan aman.
Melalui pelatihan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memiliki ketangguhan mental dan fisik, tetapi juga keterampilan praktis dalam memberikan pertolongan pertama pada kondisi darurat. Kegiatan Bintalsikdis ini sekaligus menjadi bentuk pembinaan disiplin serta tanggung jawab sosial mahasiswa PEP Bandung dalam menghadapi situasi yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat.



