Bandung, 25 Juni 2025 — Sebanyak 58 mahasiswa Program Studi Teknologi Geologi Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung melaksanakan kunjungan edukatif ke Pusat Sumber Daya Mineral, Batubara, dan Panas Bumi (PSDMBP), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM), sebagai bagian dari rangkaian praktikum lapangan mata kuliah Teknik Pengeboran.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya wawasan mahasiswa melalui pengalaman langsung di lapangan, serta mengenalkan teknologi dan fasilitas pendukung kegiatan pengeboran eksplorasi sumber daya geologi. Mahasiswa didampingi oleh dosen pengampu mata kuliah Teknik Pengeboran, Dr. Asep Mohamad Ishaq Shiddiq, S.T., M.T., dan satu orang Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP).
Kunjungan diawali dengan sambutan hangat dari Ir. Denni Widhiyatna, M.T., selaku Kepala Tim Kerja Pelayanan Sarana Penyelidikan Mineral, Batubara, dan Panas Bumi. Sambutan juga diberikan oleh Bapak Reynold Adhy Guntur Tampubolon, S.T., M.T., Subkoordinator Sarana Teknik, Beliau juga menjelaskan secara umum tugas dan fungsi PSDMBP, serta memperkenalkan berbagai fasilitas unggulan yang dimiliki, seperti laboratorium geofisika, gudang pemboran eksplorasi, dan bengkel alat berat.
Setelah sesi pembukaan, mahasiswa dibagi menjadi dua kelompok untuk mengunjungi dua lokasi utama: Laboratorium Geofisika dan Gudang Pemboran Eksplorasi serta Bengkel Alat Berat.
Di Laboratorium Geofisika, mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai alat survei geofisika seperti Geolistrik, Proton Magnetometer, Gravitymeter, Ground Penetrating Radar (GPR), Induced Polarization (IP), Magnetotellurik (MT), Seismik, dan peralatan geofisika lainnya. Para mahasiswa tidak hanya melihat alat secara langsung, tetapi juga mendapat penjelasan fungsional dan aplikatif dari masing-masing peralatan dalam eksplorasi sumber daya bawah permukaan.
Sementara itu, di Gudang Pemboran Eksplorasi dan Bengkel Alat Berat, mahasiswa dikenalkan pada berbagai jenis mesin bor eksplorasi dan melihat langsung corebox dan sampel batuan hasil coring. Di lokasi ini, mahasiswa juga mendapat pemahaman mengenai pemeliharaan dan pengoperasian alat berat yang digunakan dalam kegiatan pemboran.
Kunjungan ini menjadi sarana pembelajaran yang sangat bermanfaat, memberikan mahasiswa gambaran nyata mengenai dunia kerja yang akan mereka hadapi setelah lulus, sekaligus meningkatkan pemahaman teknis mereka terhadap proses-proses eksplorasi geologi.
Dengan kegiatan ini, Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga siap menghadapi tantangan praktis di lapangan.



