Berita & Pembaruan
Pada hari Rabu, 14 Mei 2025, mahasiswa Program Studi Teknologi Metalurgi Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung angkatan 2024 telah melaksanakan kegiatan kunjungan ke PT Geoservices yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan praktikum mata kuliah Karakterisasi Mineral, yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kontekstual serta pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai proses identifikasi dan analisis mineral. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu mengintegrasikan teori yang diperoleh di ruang kuliah dengan praktik profesional yang diterapkan di lapangan.
Rombongan mahasiswa tiba di lokasi pada pukul 09.20 WIB dan disambut hangat oleh pihak perusahaan. Acara dimulai dengan sesi pembukaan yang dilaksanakan secara resmi di ruang pertemuan. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh para tenaga ahli dari masing-masing laboratorium, yang menjelaskan fungsi, metode kerja, serta kontribusi laboratorium dalam mendukung proses eksplorasi dan pengolahan mineral. Setelah sesi pemaparan, mahasiswa mengikuti tur ke setiap laboratorium untuk melihat langsung alat-alat yang digunakan serta proses kerja yang berlangsung. Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi bersama antara mahasiswa dan para profesional industri, yang menjadi momen penting dalam memperdalam pemahaman mahasiswa melalui tanya jawab. Sebagai penutup, dilakukan sesi foto bersama sebagai dokumentasi kegiatan.
Dalam pelaksanaan kunjungan tersebut, mahasiswa didampingi oleh Dosen Pengampu mata kuliah Karakterisasi Mineral, Ir. Sabtanto Joko Suprapto, M.T., serta turut hadir tiga dosen pendamping lainnya yang memberikan penguatan akademik, dua tenaga didik yang mendukung jalannya kegiatan dari sisi teknis dan koordinatif, serta empat fasilitator praktikum dari Program Studi Teknologi Geologi angkatan 2022.
Selama pelaksanaan kunjungan, mahasiswa menerima penjelasan teknis secara langsung dari para tenaga ahli PT Geoservices terkait peran dan fungsi berbagai fasilitas laboratorium yang digunakan dalam proses karakterisasi dan pengolahan mineral. Di Laboratorium Metalurgi, mahasiswa diperkenalkan pada tahapan preparasi sampel, proses pemisahan mineral melalui metode flotasi serta pelindian (leaching), yang semuanya dilakukan dengan menggunakan berbagai jenis alat sesuai standar industri. Laboratorium ini menjadi pusat pengujian dan pengembangan proses ekstraksi logam dari bijih, yang mencakup skala laboratorium hingga uji coba berskala pilot (pilot plant), sebagai bentuk simulasi terhadap proses produksi sesungguhnya.
Mahasiswa kemudian melanjutkan kunjungan ke Laboratorium Mineral, tempat dilaksanakannya analisis kandungan unsur dalam sampel menggunakan alat yang dirancang untuk mendeteksi komposisi kimia secara kuantitatif tanpa merusak sampel. Kegiatan ini memberikan pemahaman penting mengenai akurasi dan efisiensi analisis kimia dalam konteks pengujian mineral.
Selanjutnya Laboratorium Mineralogi, mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai penggunaan alat yang mampu menganalisis struktur kristal dan mengidentifikasi jenis mineral berdasarkan interaksinya dengan sumber radiasi tertentu, sebagai bagian dari studi struktur internal material.
Sementara itu, di Laboratorium Geoteknik, mahasiswa diperkenalkan pada metode pengujian sifat fisik tanah dan batuan termasuk produk daur ulang terak hasil peleburan, seperti uji kepadatan, kuat tekan, dan permeabilitas, yang dilakukan dengan menggunakan alat khusus untuk mendapatkan data teknis yang akurat dalam menunjang kegiatan eksplorasi dan perencanaan tambang.
Kegiatan ini memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran mahasiswa, khususnya dalam upaya memperkuat keterkaitan antara teori akademik dengan penerapannya dalam lingkungan industri yang sesungguhnya. Melalui kunjungan ini, mahasiswa memperoleh wawasan yang lebih mendalam mengenai standar operasional, etika kerja profesional, serta tantangan teknis yang dihadapi di lapangan. Program Studi Teknologi Metalurgi berkomitmen untuk terus menghadirkan pembelajaran berbasis industri yang aplikatif, adaptif terhadap kebutuhan pasar kerja, dan relevan terhadap perkembangan teknologi, guna mencetak lulusan yang kompeten, inovatif, dan siap bersaing di dunia profesional.



