WhatsApp

Hi!

Menciptakan tenaga ahli yang unggul di bidang energi dan pertambangan melalui pendidikan vokasi yang terarah dan aplikatif

Information

Follow Us

Berita & Pembaruan

Sidang Istimewa Dewan Perwakilan Mahasiswa Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung

21 Oktober 2024

Bandung. Sabtu, 19 Oktober 2024, bertempat di Gedung Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung, Ruang Tembaga, dilaksanakan Sidang Istimewa Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung. Sidang Istimewa ini merupakan sidang khusus yang diadakan oleh organisasi mahasiswa untuk membahas isu-isu penting yang tidak bisa diselesaikan dalam sidang biasa. Dalam konteks ini, Sidang Istimewa diadakan untuk membahas berbagai keputusan mendesak yang berkaitan dengan kelangsungan organisasi mahasiswa di kampus tersebut.

 Acara ini dihadiri oleh seluruh anggota DPM Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung. Sidang Istimewa bertujuan untuk membahas Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta Garis Besar Haluan Kerja (GBHK) yang telah dibuat oleh DPM. Kehadiran penuh dari seluruh anggota DPM menunjukkan komitmen mereka dalam membahas hal-hal yang dianggap penting dan strategis bagi keberlanjutan organisasi.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan yang dilaksanakan pada pukul 14.20 WIB oleh Presidium 1, Meizen Elanto Pratama. Setelah pembukaan, pembahasan dilanjutkan dengan agenda sidang yang dipimpin oleh presidium: Meizen Elanto Pratama (Presidium 1), Farras Daffa Ikrimah (Presidium 2), dan Pinasti Maesa Nurjaman (Presidium 3). Agenda dilanjutkan dengan pembahasan tata tertib sidang, diikuti oleh diskusi terkait Anggaran Dasar yang dipimpin oleh Adam Yassin Nurohim (pengganti Presidium 1), I Made Yusa Pitawikanda Putra (pengganti Presidium 2), dan Shifa Marsya (pengganti Presidium 3). Pembahasan mengenai Anggaran Rumah Tangga (ART) can Garis Besar Haluan Kerja (GBHK) ditunda dan dijadwalkan untuk dilanjutkan pada 25 Oktober 2024, dengan pending sidang dilakukan oleh Presidium 1, Adam Yassin Nurohim.