WhatsApp

Hi!

Menciptakan tenaga ahli yang unggul di bidang energi dan pertambangan melalui pendidikan vokasi yang terarah dan aplikatif

Information

Follow Us

Berita & Pembaruan

Praktik Geofisika Eksplorasi Pengukuran Resistivity dan Chargeability Mahasiswa Teknologi Geologi Angkatan 2021

09 Mei 2023

Selasa, 09 Mei 2023 Prodi Teknologi Geologi Angkatan 2021 mengadakan kuliah lapangan ke daerah Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat. Tepatnya di Kawasan Kampus Lapangan PPSDM Geominerba. 
Para mahasiswa sangat antusias melaksanakan praktik geofisika eksplorasi  menggunakan metode Resistivity dan Induced polarization (IP)  memggunakan alat “SuperSting R8 IP-Earth Resistivity dan IP Meter”. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Teknologi Geologi Angkatan 2021 sebanyak 32 orang, serta 3 Dosen yaitu Ir. Sabtanto Joko Suprapto, M.T, Sulistiyono, S.T., M.Si., dan Hilman Suwargana, S.T., M.T., dan seorang Teknisi dari PPSDM Geomiberba.
 
Seperti yang diketahui Geolistrik merupakan salah satu metode Geofisika yang bertujuan mengetahui resistivity batuan di bawah permukaan dengan cara menginjeksikan arus listrik ke dalam tanah. Sedangkan Induced polarization (IP)  untuk mengetahui chargeability di bawah permukaan. Pada praktikum kali ini alat yang dugunakan ialah SuperSting R8 IP.

Supersting ialah alat geolistrik multi-channel untuk akuisisi data lapangan. Diprosuksi oleh AGI (Advanced Geosciences, Inc.) dari Amerika Serikat. Pada praktikum ini komponen peralatan yang digunakan ialah Control Unit, Switch Box, beberapa bentang kabel dengan panjang tiap kabelnya 140 m dan terdapat spasi per 10 m untuk memasang elektroda, serta dilengkapi alat pendukung palu dan Aki.

Kegiatan dimulai dengan titik kumpul di lobi kampus sesuai dengan kelompok,  dibagi menjadi 5 kelompok, untuk mendengarkan pengarahan dan pembagian alat. Pada pukul 07.00 WIB, para mahasiswa dan dosen berangkat menuju kampus lapangan menggunakan bus PEP Bandung, pukul 08.30 sampai di lokasi pemberhentian pertama sekaligus lokasi titik pengukuran. 

Sesampainya di lokasi pertama yang berlokasi di area Kampus Lapangan PPSDM GeoMinerba, para mahasiswa naik ke atas bukit untuk mendengarkan informasi dari Ir. Sabtanto Joko Suprapto, M.T, dan Sulistiyono, S.T., M.Si. tentang struktur geologi berupa sesar dan melihat goa yang ada di lokasi tersebut serta mendapatkan penjelasan tentang proses pembentukannya.

Selanjutnya, mahasiswa melakukan kegiatan berikutnya yaitu pengukuran Resistivity dan Chargeability menggunakan alat SuperSting R8 IP yang dibimbing oleh Sulistiyono, S.T., M.Si dan Hilman Suwargana, S.T., M.T. Tahap awal yang dilakukan yaitu menentukan titik pusat Control Unit dan memploting koordinatnya, selanjutnya membentangkan kabel. Pada lokasi pertama, kabel yang dibutuhkan sebanyak 3 bentangan kabel, dan 42 buah elektroda, dengan nomor bentangan kabel yang digunakan ialah nomor 3, 4, dan 5. Control Unit diletakkan di antara bentangan kabel 4 dan bentangan kabel 5. Setelah peletakkan Control Unit sudah di tentukan, selanjutnya para mahasiswa menarik kabel 3 dan 4 ke arah kiri, dan kabel 5 ke arah kanan lurus membentuk satu garis dengan Control Unit. Pada saat penarikan kabel tersebut elektroda berbarengan dipasang dengan spasi 10 meter dan langsung di-plot di tiap titik pemasangan elektroda.
  
Setelah kabel sudah selesai dibentangkan, dan elektroda semuanya sudah terpasang, Langkah selanjutnya yang dilakukan mahasiswa yaitu, pemasangan ke lubang lubang pada Control Unit, dan Switch Box. Sesuai dengan fungsi yang sudah ditentukan oleh alat tersebut. Setelah semuanya terpasang dengan benar, maka alat SuperSting R8 IP dihidupkan dan mulai merekam nilai resistivity dan chargeability pada setiap litologi pada sepanjang bentangan kabel yang sudah dipasang eletroda. Proses ini memakan waktu 2 jam. Sambil menunggu alat merekam data pada lokasi tersebut, para mahasiswa dan dosen makan siang bersama, dan saling berbagi ilmu kepada sesama mahasiswa. Setelah alat selesai melakukan perekaman, dan sudah di-save datanya, kabel dan elektrodanya digulung, dan dicabut kembali, dilanjutkan menuju lokasi yang kedua. 

Lokasi kedua berada di Kawasan  Karang Panganten, kegiatan yang dilakukan sama seperti lokasi pertama, akan tetapi di sini hanya menggunakan 2 kabel saja yaitu kabel 5 dan kabel 4. Control Unit berada di antara kabel 5 dan kabel 4, dan pemasangan elektroda sebanyak 28 elektroda. Waktu yang diperlukan alat untuk memproses data di lapangan selama 1 jam.

Setelah semuanya proses selesai, data hasil perekaman oleh alat SuperSting R8 IP ini, ditransfer terlebih dahulu ke Laptop, yang nantinya akan diolah untuk mengidentifikasi adanya zona aquifer dan struktur geologi yang ada di daerah tersebut. Terakhir, setelah semua alat sudah dirapihkan, para mahasiswa dan para dosen kembali lagi ke kampus tercinta, berangkat  jam 16.00 dan tiba di kampus pukul 17.30.  

Ditulis oleh: Andri Brayen Situmorang
Mahasiswa Teknologi Angkatan 2021