Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung menerima kunjungan perwakilan PT Feni Haltim, Meitry Restiadi sebagai bagian dari upaya membuka peluang rekrutmen bagi alumni PEP Bandung untuk berkarier di bidang perizinan pada perusahaan pertambangan.
PT Feni Haltim merupakan salah satu perusahaan joint venture antara PT ANTAM (Persero) Tbk dan Hongkong CBL Limited yang bergerak di bidang produksi feronikel serta pengelolaan kawasan industri di Buli, Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara.
Perusahaan yang berdiri pada 24 Mei 2011 tersebut merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang bertujuan meningkatkan nilai tambah cadangan nikel melalui kegiatan pengolahan bijih nikel. Pembangunan pabrik feronikel Feni Haltim menjadi salah satu upaya mendorong hilirisasi untuk menghasilkan produk bernilai tambah sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional.
Kunjungan tersebut secara khusus ditujukan untuk membuka peluang rekrutmen bagi alumni PEP Bandung untuk mengisi posisi di bidang perizinan di PT Feni Haltim. Pertemuan dihadiri oleh 15 alumni PEP Bandung yang berasal dari tiga program studi dan berbagai angkatan.
Dalam kesempatan tersebut, para alumni mengikuti quick interview sebagai tahap awal proses rekrutmen. Para peserta juga telah mempersiapkan berbagai dokumen pendukung, antara lain CV, ijazah, sertifikat kompetensi dan sertifikat TOEFL.
Pelamar yang memenuhi persyaratan akan melanjutkan ke tahap wawancara berikutnya. Adapun informasi mengenai waktu dan tempat pelaksanaan wawancara lanjutan akan disampaikan kemudian oleh pihak PT Feni Haltim.
Wakil Direktur I Bidang Akademik PEP Bandung Dadan Wildan, mendorong para alumni untuk tidak ragu memanfaatkan setiap peluang yang hadir. Menurutnya, kesempatan untuk memasuki dunia industri tidak hanya menjadi ruang untuk membangun karier, tetapi juga memperluas wawasan dan jejaring profesional.
“Di mana pun berkarier dan di bidang apa pun berkarya, jangan sia-siakan kesempatan yang ada. Buka wawasan dan jejaring untuk menambah wawasan dan pengalaman. Sukses untuk semua alumni PEP Bandung,” tegas Dadan Wildan.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu jembatan bagi alumni PEP Bandung untuk mengembangkan karier sekaligus memperluas jejaring profesional di industri pertambangan, khususnya dalam bidang perizinan. (FP)



