Penelitian yang dilakukan oleh Sopyan Nur Hadi Prastyo Mahasiswa Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung menyoroti kinerja alat gali muat dan alat angkut di PT Bumi Suksesindo, Banyuwangi. Studi ini berfokus pada produktivitas excavator Caterpillar 6015B serta dump truck Caterpillar OHT 773E yang digunakan dalam kegiatan penambangan emas.
Dalam penelitian tersebut, diketahui bahwa produktivitas excavator Caterpillar 6015B mencapai 822,6 ton/jam, melebihi target perusahaan sebesar 687 ton/jam. Namun, berbeda dengan alat angkut Caterpillar OHT 773E yang hanya mencapai 100,6 ton/jam, masih di bawah target 116 ton/jam. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan dalam menjaga efisiensi operasional tambang.
Hasil analisis menunjukkan bahwa beberapa faktor memengaruhi rendahnya produktivitas alat angkut, di antaranya kondisi jalan tambang yang tidak memenuhi standar, waktu edar yang lama serta adanya hambatan seperti antre saat loading, hauling dan pengisian bahan bakar. Upaya perbaikan dilakukan melalui pelebaran jalan, pengaturan kemiringan (grade) dan peningkatan efisiensi kerja. Setelah dilakukan simulasi, produktivitas alat angkut meningkat hingga 124,9 ton/jam, melampaui target yang ditetapkan.
Penelitian yang dilaksanakan di Pit C tambang emas Tujuh Bukit, PT Bumi Suksesindo Banyuwangi ini memberikan gambaran nyata bagaimana optimalisasi peralatan tambang dapat berdampak signifikan terhadap pencapaian target produksi. Rekomendasi perbaikan dari tim peneliti diharapkan dapat menjadi acuan perusahaan dalam menjaga kinerja produksi sekaligus meningkatkan keselamatan dan efisiensi di lapangan. (HW)



