Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung Bersama Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba) menerima kunjungan bisnis dari perwakilan Swedia dalam rangka penjajakan kerja sama strategis di sektor pertambangan dan energi. Pertemuan ini berlangsung pada Senin 6 Februari 2026, bertempat di Emerald Meeting Room PPSDM Geominerba Bandung.
Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Kepala Pusat (Kapus) PPSDM Geominerba Dwi Anggoro Ismukurnianto tersebut bertujuan untuk membahas peluang kemitraan jangka panjang, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia, transfer teknologi dan penerapan praktik pertambangan berkelanjutan. Dalam sambutannya, Kapus PPSDM Geominerba menyampaikan apresiasi atas kehadiran delegasi Swedia yang dikenal memiliki pengalaman dan praktik terbaik dalam inovasi, keberlanjutan serta pengelolaan sektor energi dan pertambangan
Dalam pertemuan tersebut PEP Bandung yang berdiri pada tahun 2019, menawarkan pendidikan vokasi dengan komposisi pembelajaran 30 persen teori dan 70 persen praktik serta membuka peluang kerja sama dalam program magang industri dan penelitian.
Delegasi Swedia yang diwakili oleh Project Consult (bagian dari GFA Group) memaparkan pengalaman lebih dari 40 tahun dalam bidang pertambangan yang bertanggung jawab. Mereka juga berbagi pengalaman penyusunan kebijakan pertambangan di Uzbekistan, analisis rantai pasok bauksit di Indonesia serta pelatihan energi terbarukan yang telah menjangkau ratusan tenaga pelatih dan lulusan di Indonesia.
PEP Bandung menekankan kerja sama pada benchmarking dan riset bersama mineral strategis, pengembangan kurikulum energi terbarukan dan pertambangan, sertifikasi professional dan program magang industri di perusahaan energi dan pertambangan Swedia.
Diskusi utama menyoroti pentingnya transfer teknologi sebagai prioritas utama kerja sama karena dinilai dapat mengintegrasikan pelatihan instruktur, magang dan pengembangan kurikulum. Selain itu, PEP Bandung juga menyampaikan ketertarikan terhadap teknologi drilling and blasting serta manajemen getaran yang menjadi keunggulan Swedia.
Selain itu, Project Consult Swedia di dampingi Wakil Direktur I Dadan Wildan, beberapa Dosen dan Penata Laboratorium berkunjung ke kampus PEP Bandung untuk melihat fasilitas Laboratorium yang dimiliki PEP.
Sebagai tindak lanjut, PPSDM Geominerba dan PEP Bandung akan menyempurnakan proposal kerja sama dalam waktu satu minggu ke depan, termasuk penentuan jumlah peserta dan kebutuhan teknis. Kedua pihak juga sepakat membentuk kelompok kerja teknis dan menjadwalkan pertemuan lanjutan untuk mematangkan ruang lingkup kerja sama dan dukungan pendanaan. (FP)



