Pada hari Selasa 11 November 2025, Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung melaksanakan kegiatan campus tour bersama para pelajar peserta Beasiswa Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK). Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja sama dan promosi PEP Bandung yang bertujuan untuk memperkenalkan lingkungan kampus serta profil pendidikan tinggi vokasi di bidang energi dan pertambangan secara langsung kepada para peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar dapat memperoleh gambaran nyata mengenai atmosfer akademik dan fasilitas pembelajaran di PEP Bandung.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Direktur PEP Bandung Dr.mont. Imelda Eva Roturena Hutabarat, S.T., M.T. yang memperkenalkan secara singkat profil PEP Bandung. Dalam sambutannya, beliau juga memberikan motivasi kepada para pelajar agar memiliki semangat dan ketertarikan untuk melanjutkan pendidikan tinggi, khususnya di bidang pertambangan yang berperan penting dalam pembangunan nasional. Beliau menekankan bahwa sektor energi dan pertambangan membutuhkan sumber daya manusia yang terampil, berintegritas dan memiliki kompetensi unggul.
Selanjutnya, sambutan juga disampaikan oleh Koordinator Yayasan Binterbusih, Laurent Mayasari yang mewakili pihak yayasan dalam menyampaikan apresiasi kepada PEP Bandung atas kesediaannya menyelenggarakan campus tour. Ia menjelaskan secara singkat mengenai peran dan kiprah Yayasan Binterbusih dalam mendukung pendidikan anak-anak Papua melalui program beasiswa YPMAK. Laurent juga menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat membuka wawasan peserta mengenai peluang studi di PEP Bandung dan menumbuhkan minat terhadap bidang energi dan pertambangan.
Agenda utama kegiatan meliputi penyampaian selayang pandang tentang PEP Bandung yang mencakup visi dan misi institusi, struktur program studi (Teknologi Geologi, Teknologi Pertambangan dan Teknologi Metalurgi), serta strategi pengembangan dan implementasi Tridharma Perguruan Tinggi. Peserta juga mendapat informasi mengenai sertifikasi kompetensi, fasilitas laboratorium, kelompok keahlian serta profil lulusan PEP Bandung yang siap bersaing di dunia industri. Dalam sesi tanya jawab, para peserta tampak antusias, salah satunya menanyakan tentang hukum pertambangan dan pengelolaan tambang pasca-produksi. Dr. Imelda menjelaskan bahwa aspek tersebut dipelajari dalam mata kuliah Kebijakan Batu Bara, termasuk praktik reklamasi pasca tambang yang berkelanjutan.
Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan sesi campus tour ke berbagai fasilitas PEP Bandung. Peserta diajak berkeliling untuk melihat langsung laboratorium, ruang belajar dan sarana pendukung kegiatan akademik lainnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar penerima Beasiswa YPMAK memperoleh pengalaman langsung dan inspirasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di PEP Bandung serta berkontribusi bagi kemajuan daerah asal mereka di masa depan. (LA)



